Modus Baru Judol, Ini Influencer Incaran Bandar Judi Online

Novina Putri Bestari,  CNBC Indonesia
30 June 2026 17:15
Menkomdigi Meutya Hafid di kantor Komdigi, Selasa (29/6/2026). (CNBC Indonesia/Novina)
Foto: (CNBC Indonesia/Novina)

Jakarta, CNBC Indonesia - Sejumlah akun media sosial yang memiliki interaksi tinggi jadi sasaran komentar judi online. Terbanyak adalah akun-akun dari para influencer yang berasal dari daerah.

Menteri Komunikasi dan Digital (Komdigi) Meutya Hafid mengatakan sebanyak 52% influencer daerah dibanjiri komentar spam. Selain itu sasaran lainnya pada akun instansi pemerintah, media massa, dan tokoh publik.

"Distribusi sasaran menunjukkan bahwa akun yang paling banyak di spam itu menyasar mereka yang memiliki engagement tinggi, terutama 52% influencer daerah, kemudian 31% akun instansi pemerintah, 12% media massa, jadi media massa juga menjadi salah satu target, 5% tokoh publik dan politisi," kata Meutya dalam konferensi pers, di kantor Komdigi, Selasa (30/6/2026).

Dia menjelaskan akun influencer daerah jadi sasaran karena dinilai lebih efektif. Sebab audiens akun-akun itu sesuai dengan target judi online.

Selain itu, akun-akun resmi juga menjadi sasaran karena lebih sulit diputus aksesnya meski disusupi komentar judol.

"Pertama influencer daerah dinilai lebih efektif karena memiliki audiensi yang sesuai dengan target dari pasar operator judi online, yang kedua karena mereka juga melihat bahwa akun-akun resmi seperti ini akan sulit dilakukan pemutusan akses baik oleh komdigi maupun oleh platform," ujarnya.

Meutya menambahkan serangan judol juga dilakukan dengan mesin otomatis. Laporan menyebutkan operasi spam dilakukan dengan pemantauan media sosial dan mendeteksi kenaikan interaksi.

"Jadi memang akun dengan interaksi tinggi yang menjadi target, yang ketiga secara otomatis mesin mengirim ribuan komentar spam pada berbagai platform sekaligus," ucapnya.

Meutya menegaskan penanggulangan judi online perlu dilakukan bersama dengan lembaga pemerintah dan platform media sosial.

"Karena itu teman-teman sekalian bahwa ini memerlukan lintas lembaga dan juga tidak hanya pihak pemerintah tapi juga swasta dalam hal ini platform untuk menangani hal tersebut," kata Meutya.

(dem/dem) Add logo_svg as a preferred
source on Google
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Dipanggil Meutya, Meta Ungkap Licinnya Bandar Judi di Instagram


Most Popular
Features