Amerika Serbu Israel, Buka Markas Senjata Pembunuh Super Canggih
Jakarta, CNBC Indonesia - Industri pertahanan dunia kembali diguncang oleh pergerakan raksasa teknologi militer asal Amerika Serikat (AS), Anduril. Startup pertahanan terbesar di dunia ini dilaporkan tengah menjajaki langkah agresif untuk menancapkan kukunya di Israel.
Langkah ekspansi teranyar Anduril ini terendus lewat laporan media Israel, Calcalist. Anduril dikabarkan sedang dalam proses negosiasi intensif untuk merekrut manajer lokal. Peran strategis ini disiapkan untuk menjembatani hubungan dengan startup-startup lokal Israel, sekaligus mengendus peluang kemitraan taktis di masa depan.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, dalam beberapa pekan terakhir, manajemen Anduril telah menggelar pertemuan rahasia dengan sejumlah kandidat potensial. Para kandidat tersebut diketahui berlatar belakang mentereng, mulai dari eks petinggi Elbit Systems hingga Direktorat Penelitian dan Pengembangan Pertahanan (DDR&D) di bawah Kementerian Pertahanan Israel.
Tak main-main, Anduril juga sedang menimbang opsi untuk mendirikan pusat pengembangan (R&D center) terintegrasi di Israel serta merekrut talenta lokal demi memperkuat taji operasional mereka di negara tersebut.
Valuasi Meroket Rp 82 Triliun, Disokong Keluarga Kushner
Anduril, yang dikenal luas sebagai otak di balik pengembangan sistem udara nirawak (drone), platform otonom, hingga robotika militer modern, memang tengah berada di atas angin.
Bulan lalu, perusahaan berhasil mengamankan suntikan dana segar senilai US$ 5 miliar (sekitar Rp 82 triliun). Pendanaan jumbo ini mendongkrak valuasi Anduril ke angka fantastis, yakni mencapai US$ 61 miliar (sekitar Rp 1.000 triliun).
Suntikan modal tersebut dipimpin oleh raksasa modal ventura legendaris Silicon Valley, Andreessen Horowitz, serta Thrive Capital-firma investasi milik Josh Kushner, saudara kandung dari menantu mantan Presiden AS Donald Trump, Jared Kushner.
Sebagai informasi, Anduril didirikan pada tahun 2017 oleh Palmer Luckey, pemuda jenius yang sebelumnya sukses menjual perusahaan virtual reality Oculus VR ke Facebook senilai US$ 2 miliar pada 2014 silam.
Kini, Anduril sejajar dengan Palantir Technologies sebagai segelintir startup teknologi yang berhasil mendobrak dominasi pemain lama dan menjelma menjadi pemasok utama rantai pasok militer Pentagon (AS) dan sekutu Barat. Kinerja keuangannya pun kinclong, dengan raihan pendapatan sebesar US$ 2,2 miliar pada tahun 2025 dan memiliki sekitar 7.000 karyawan global.
Agresi Bisnis sang 'Zionis Radikal'
Rencana ekspansi ini seakan menjadi kelanjutan dari safari bisnis Palmer Luckey pada Februari lalu. Luckey, yang secara terbuka pernah melabeli dirinya sebagai seorang "Zionis radikal", sempat melakukan kunjungan khusus ke Israel yang diinisiasi oleh Josh Wolfe, pendiri Lux Capital sekaligus investor awal Anduril.
Dalam lawatan tersebut, Luckey sempat bertemu langsung dengan Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu. Lewat jaringan DDR&D, Luckey juga diperkenalkan dengan 'isi dapur' ekosistem startup teknologi pertahanan Israel.
Ia bahkan dipertemukan dengan 10 startup militer papan atas Israel, termasuk Smart Shooter yang telah melantai di Bursa Efek Tel Aviv, serta nama-nama lain seperti Kela, Oz, Skana Robotics, Regulus, Magnus Metal, eyesAtop, dan AriEV.
Saat ini, Anduril dikabarkan telah meneken kontrak pasokan komponen drone dengan perusahaan Israel, ASIO. Tak hanya itu, radar investasi Anduril kini juga mengarah pada LiteVision-startup spesialis kamera drone portofolio Kinetica yang disokong oleh 8VC (investor awal Palantir).
Ketua Kinetica, Yitz Applbaum, menilai bahwa kehadiran fisik Anduril di Israel tinggal menunggu waktu saja karena dinamika industri yang sangat klop.
"Israel adalah tempat yang paling logis bagi Anduril," tegas Applbaum, dikutip dari Calcalist.
Menurutnya, ketertarikan Anduril bukan sekadar investasi portofolio, melainkan mencakup strategi akuisisi korporasi hingga rencana jangka panjang untuk menjual langsung inovasi persenjataan mereka ke industri pertahanan Israel serta Pasukan Pertahanan Israel (IDF).
(fab/fab) Add
source on Google