Internasional

Aturan Baru Pemerintah, Siswa SD Dilarang Pakai AI Mulai Agustus 2026

Intan Rakhmayanti Dewi, CNBC Indonesia
Senin, 22/06/2026 13:40 WIB
Foto: Ilustrasi Artificial Intelligence (AI). (REUTERS/Dado Ruvic/Illustration/File Photo)

Jakarta, CNBC Indonesia - Pemerintah Norwegia akan melarang penggunaan teknologi kecerdasan buatan (AI) generatif bagi siswa sekolah dasar mulai tahun ajaran baru yang dimulai pada akhir Agustus mendatang.

Perdana Menteri Norwegia Jonas Gahr Store mengumumkan kebijakan tersebut pada Jumat lalu. Larangan berlaku bagi siswa kelas satu hingga kelas tujuh atau anak-anak berusia 6 hingga 13 tahun.


Store mengatakan penggunaan AI berpotensi membuat anak-anak melewati tahapan penting dalam proses belajar mereka.

"Hal yang paling penting di sekolah adalah anak-anak kita belajar membaca, menulis, dan berhitung," kata Store, dikutip dari The Next Web, Senin (22/6/2026).

Pembatasan penggunaan AI juga diterapkan pada jenjang pendidikan yang lebih tinggi, meski dengan aturan yang lebih longgar. Siswa berusia 14 hingga 16 tahun hanya diperbolehkan menggunakan AI generatif di bawah pengawasan langsung guru.

Sementara itu, siswa berusia 17 tahun ke atas didorong untuk menggunakan teknologi AI secara mandiri dan bertanggung jawab.

Kebijakan tersebut bukan langkah pertama Norwegia dalam membatasi penggunaan teknologi di lingkungan sekolah. Pada 2024, pemerintah lebih dulu melarang penggunaan ponsel pintar di sekolah.

Kebijakan larangan smartphone itu menunjukkan hasil yang cukup signifikan. Penelitian yang dilakukan Sara Abrahamsson terhadap lebih dari 400 sekolah menengah pertama di Norwegia menemukan bahwa larangan tersebut berhasil menekan perundungan, meningkatkan nilai akademik, serta menurunkan kunjungan ke layanan psikologi spesialis hingga sekitar 60%.

Dampak positif tersebut terutama dirasakan oleh siswa perempuan.

Pemerintah Norwegia menilai larangan AI generatif memiliki landasan yang sama dengan pembatasan smartphone, yakni melindungi siswa usia dini dari teknologi yang berpotensi mengganggu proses pembelajaran dasar.

Meski demikian, pemerintah belum memiliki bukti kuat bahwa penggunaan AI generatif di sekolah-sekolah Norwegia telah mencapai tingkat yang menimbulkan dampak negatif terukur seperti yang terjadi pada penggunaan smartphone.


(fab/fab) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:

Video:Jurus Komdigi Dorong Kemandirian Teknologi & Jamin Keamanan Data