Pemerintah Gandeng GoTo Salurkan Bansos Digital, Begini Mekanismenya

Novina Putri Bestari, CNBC Indonesia
Senin, 15/06/2026 11:25 WIB
Foto: Ilustrasi GoTo. (Dok. gotocompany.com)

Jakarta, CNBC Indonesia - Kementerian Sosial menggandeng GoTo untuk penyaluran Bantuan Sosial (Bansos) secara digital. Teknologi pengenalan wajah dari perusahaan bakal membantu sistem verifikasi penerima bansos.

CEO GoTo Hans Patuwo menjelaskan teknologi deteksi keaktifan wajah atau liveness detection tang dapat memastikan yang melakukan verifikasi adalah manusia. Bukan menggunakan foto, rekaman video atau manipulasi digital.


Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul memastikan mendukung penggunaan teknologi tersebut. Sebab teknologi dinilai penting untuk memperkuat validasi penerima manfaat.

Hal ini juga mengingat untuk sasaran bansos lebih tepat sasaran dengan penguatan akurasi data.

"Kita dorong, kita setujui ini," tegasnya dalam keterangan resminya, dikutip Senin (15/6/2026).

GoTo memberikan dukungan 5 juta hits atau verifikasi untuk tahap awal. Ini dilakukan dengan tujuan mendukung digitalisasi bantuan sosial dan bagian dari uji coba layanan verifikasi.

Uji coba layanan telah dikembangkan sejak 2022. Layanan digunakan pada 42 kabupaten/kota dan 28.961 percobaan dengan tingkat keberhasilan 98,4%.

Terkait bantuan GoTo, Gus Ipul mengatakan perlu melakukan perencanaan setelah 5 juta hits habis digunakan.

"Terima kasih dikasih bantuan 5 juta ini. Tapi kita juga harus cek cost dan biayanya. Mulai sekarang dibuat perencanaan. Nanti 5 juta ini habis, kita kemana," kata Gus Ipul.

Dalam audiensi itu tidak hanya membahas soal verifikasi data, juga peluang pemanfaatan ekosistem Gopay untuk penyaluran bansos. Penggunaannya bertumpu pada prinsip kecepatan, efisiensi, aman dan langsung diterima penerima manfaat.

Gus Ipul juga memperkenalkan program Sekolah Rakyat dalam pertemuan tersebut. Menurutnya program itu disiapkan untuk anak-anak dari keluarga paling miskin, anak putus sekolah, anak terlantar, dan anak-anak yang kehilangan kesempatan pendidikan.

GoTo diharapkan bisa memberikan dukungan teknologi dalam pengelolaan Sekolah Rakyat, mencakup sistem manajemen sekolah, pemantauan aktivitas siswa atau pengelolaan transaksi.

"Yang jelas saya butuh sistem yang aman," ujar Gus Ipul.


(fab/fab) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:

Video: Strategi Perkuat Infrastruktur Teknologi & Percepat Ekspansi AI