Bukan China, Ternyata Ini Pemilik Pabrik HP Terbesar di Dunia

Novina Putri Bestari, CNBC Indonesia
Jumat, 12/06/2026 07:50 WIB
Foto: Samsung Galaxy A57. (CNBC Indonesia/Intan Rakhmayanti)

Jakarta, CNBC Indonesia - Dalam laporan firma riset Trendforce, Samsung jadi smartphone dengan produksi terbesar selama kuartal I-2026. Tercatat 62,6 juta unit diproduksi atau meningkat 7,6% secara kuartalan dan 2,3% dari tahun sebelumnya.

Capaian positif ini disebut Trendforce didorong dengan penambahan stok pada model seri Galaxy S terbaru. Samsung juga dalam posisi baik dalam menahan masalah inflasi biaya karena dukungan kuat dari keuangan Samsung Group dan portofolio produk premium yang cukup besar.

"Meski demikian, paparan signifikan pada model kelas bawah tetap jadi kekhawatiran. Khususnya di tengah melemahnya sentimen konsumen. Ini membuat permintaan pasar akhir jadi faktor kunci yang perlu dipantau," kata Trendforce, dikutip Kamis (11/6/2026).


Di belakang Samsung, terdapat Apple dengan produksi 60,2 juta unit yang bertumbuh 19,7% dalam setahun. Trendforce mencatat perusahaan mengalami peningkatan untuk model iPhone terbaru dan didukung peluncuran iPhone 17e.

Apple juga tercatat dalam posisi yang lebih baik dalam menyerap biaya memori yang mengalami peningkatan, sembari juga mempertahankan profitabilitas.

"Trendforce meyakini Apple cenderung memprioritaskan perluasan pangsa pasar selama penurunan ekonomi saat ini, karena menjadi landasan untuk pertumbuhan pendapatan perangkat lunak dan layanan berulang di masa depan," jelas Trendforce.

Di posisi ketiga hingga keenam diisi oleh perusahaan asal China, yakni Oppo (29,5 juta unit), Xiaomi (26 juta unit), Vivo (22 juta unit), dan Transsion (19,8 juta unit).

Trendforce melaporkan Oppo, Xiaomi dan Vivo mengalami ketidakpastian pada rencana produksi di tahun ini. Sebab adanya masalah lonjakan biaya memori yang membebani profitabilitas perusahaan.

Secara keseluruhan, produksi smartphone global mencapai 284 juta unit. Produksi Q1 itu menurun 1,7% dibandingkan tahun sebelumnya.

"Meskipun terjadi kenaikan tajam pada harga memori sejak paruh kedua tahun 2025, dampak pada produksi minimal sebab para produsen masih memiliki persediaan komponen memori yang lebih murah," jelas perusahaan.

"Selain itu, ekspektasi konsumen pada harga lebih tinggi di masa depan membantu mempertahankan permintaan jangka pendek. Jadi mengurangi dampak kenaikan biaya memori terhadap produksi selama kuartal tersebut," Trendforce menambahkan.

Berikut 6 vendor dengan produksi terbesar di dunia:

  1. Samsung - 62,6 juta unit
  2. Apple - 60,2 juta unit
  3. Oppo - 29,5 juta unit
  4. Xiaomi - 26 juta unit
  5. Vivo - 22 juta unit
  6. Transsion - 19,8 juta unit

(dem/dem) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:

Video: Teknologi Bantu Bisnis Konstruksi Makin Produktif, RI Siap?