NASA Dihujat Habis-Habisan, Netizen Blak-Blakan Bilang Gila

Novina Putri Bestari,  CNBC Indonesia
10 June 2026 13:40
Pemandangan Bumi, yang sebagian tersembunyi di balik Bulan, yang ditangkap melalui jendela pesawat ruang angkasa Orion pada pukul 18.41 EDT (22.41 GMT) tanggal 6 April 2026, selama penerbangan lintas Bulan oleh awak Artemis II dan diperoleh oleh Reut
Foto: Pemandangan Bumi, yang sebagian tersembunyi di balik Bulan, yang ditangkap melalui jendela pesawat ruang angkasa Orion pada pukul 18.41 EDT (22.41 GMT) tanggal 6 April 2026, selama penerbangan lintas Bulan oleh awak Artemis II dan diperoleh oleh Reuters pada tanggal 7 April 2026. (via REUTERS/NASA)

Jakarta, CNBC Indonesia - NASA dikecam habis-habisan setelah mengumumkan empat nama astronaut dalam misi Artemis III. Pengguna media sosial mengkritik tidak ada sosok perempuan dalam tim yang rencananya melakukan misi terkait Bulan pada 2027 mendatang.

Tim Artemis III itu terdiri dari tiga orang astronaut NASA yakni Randy Bresnik, Frank Rubio dan Andrew Douglas. Sementara satu astronaut berasal dari Badan Antariksa Eropa (ESA) Luca Parmitano.

"Tidak mengizinkan seorang wanita pun terbang dengan Artemis III adalah pilihan gila," kecam seorang pengguna media sosial, dikutip dari Daily Mail, Rabu (10/6/2026).

Seorang pengguna lainnya juga menyebut nama Christina Koch, satu-satunya wanita yang ikut dalam penerbangan Artemis II. Dia bersama tiga astronaut pria pergi melintasi Bulan pada awal tahun ini.

"Jadi pukulan telak untuk mereka yang terinspirasi Christina di Artemis II," kata pengguna tersebut.

"Artemis II sangat tepat sasaran dengan Christina sebagai wanita cakap, menunjukkan bahwa kita bisa melakukan apapun yang diinginkan. NASA mengecewakan," ucap pengguna lainnya.

Artemis III menjadi misi yang mendekatkan manusia untuk kembali ke Bulan. Tim yang pergi akan menguji operasi pertemuan dan penyambungan pesawat ruang angkasa Orion dengan pendarat manusia komersial di orbit rendah Bumi.

Misi tersebut diperkirakan berlangsung dua minggu. Ini bakal jadi misi pengujian terakhir sebelum NASA akan benar-benar mendaratkan manusia di Bulan dengan Artemis IV yang diperkirakan pada 2028 mendatang.

"Kepada kru Artemis III, kami doakan semoga perjalanan lancar," ucap Administrator NASA Jared Isaacman.

Terkait kekhawatiran masyarakat, Isaacman menjelaskan tidak perlu ditafsirkan berlebihan. Dia menambahkan NASA mengerahkan astronaut terbaiknya untuk melaksanakan dan menyelesaikan tujuan misi.

Namun dia tak menjelaskan cara astronaut terpilih dalam Artemis III.

Sementara itu, Bresnik yang menjadi komandan Artemis III mengatakan sangat terhomat menjadi bagian dari kru Artemis III.

"Kami sebagai kru merasa terhormat bisa menjadi krus Anda yang melakukan misi Artemis III di luar angkasa," kata Bresnik.

Douglas, spesialis misi, juga ikut angkat bicara terkait pemilihannya. "Otak saya...sedang bekerja cepat sekarang. Tapi hati saya, terasa sangat hangat, sangat penuh," ungkapnya.

(fab/fab) Add logo_svg as a preferred
source on Google
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Astronaut NASA ke Bulan Pakai Prada, Canggih dan Mewah


Most Popular
Features