Ledakan Gempa Langit Terdengar di Mana-Mana, NASA Buka Suara

Novina Putri Bestari, CNBC Indonesia
Rabu, 03/06/2026 08:50 WIB
Foto: (Hulton Archive/Epics)

Jakarta, CNBC Indonesia - Sebuah meteor bola api meledak di atas langit New England Amerika Serikat (AS). Ledakan dahsyar itu terdengar hingga beberapa negara bagian AS dan dua provinsi Kanada.

Ledakan yang terjadi pada Sabtu siang waktu setempat (30/5/2026) lalu telah dikonfirmasi oleh NASA. Meteor itu dilaporkan melepaskan energi yang setara dengan sekitar 230 ton TNT.

NASA dalam keterangannya menjelaskan ukuran meteor cukup kecil hanya sekitar 1,6 meter. NASA memperkirakan memiliki massa 5,6 metrik sebelum akhirnya pecah.


Objek itu meluncur dengan kecepatan 67 ribu kilometer per jam saat bergesekan dengan atmosfer. Meteor baru pecah saat berada di sekitar 50 km atas Bumi dan puing-puingnya menghujani wilayah Cape Cod, dikutip dari Live Science, Rabu (3/6/2026).

The Guardian melaporkan tidak ada laporan cedera atau kerusakan properti terkait fenomena ini.

Sementara suaranya terdengar oleh beberapa saksi di sejumlah negara bagian Amerika Serikat di wilayah timur laut. Suara ledakan dan bangunan bergetar terjadi saat meteor meledak sekitar pukul 14:06 EDT.

NASA menjelaskan ukurannya yang kecil membuat ledakan itu tidak menimbulkan kerusakan yang serius untuk wilayah sekitarnya.

Pihak NASA juga mengatakan meteor berukruan kecil sulit untuk dilacak. Meteor jenis itu disebutkan pula sulit bertahan dari panas dan tekanan tinggi saat jatuh ke Bumi melalui atmosfer.

Dampak berbeda kemungkinan akan terjadi jika meteor yang jatuh berdiamter lebih dari 140 meter. Meteor yang disebut "pembunuh kota" dapat bertahan melewati atmosfer dan akan berdampak besar jika jatuh ke wilayah berpenduduk.

NASA juga lebih mudah untuk melacak meteor berukuran besar.

Meteor yang meledak pada akhir bulan lalu jadi salah satu dari bola api yang terlihat di Bumi beberapa bulan terakhir. Selain itu, ada juga bola api hijau yang terlihat di langit belakang gunung berapi Mayon Fillipina pada 25 Mei.

Ada pula pecahan meteor seukuran bola meriam yang menembus atap rumah di Texas pada 21 Maret 2026. Beberapa hari sebelumnya dilaporkan objek berukuran 1,8 meter meledak di langit Ohio.


(dem/dem) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:

Video:Spam & Scam Mengancam Era AI, Gimana Jurus Bangun Trust Digital?