Raja Taksi Online Mendadak Setop Layanan, Alasannya Bikin Miris

Novina Putri Bestari, CNBC Indonesia
Jumat, 22/05/2026 14:30 WIB
Foto: Beberapa taksi otomatis tanpa sopir (robotaxi) milik Waymo dibakar warga setempat dalam kerusuhan parah di Los Angeles, Amerika Serikat (AS). Polisi kesusahan meredakan amarah warga yang protes dengan penangkapan para imigran atas perintah pemerintahan Presiden AS Donald Trump, Senin (9/6/2025). (REUTERS/David Swanson)

Jakarta, CNBC Indonesia - Waymo menghentikan layanan taksi online otomatis tanpa sopir (robotaxi) di empat kota secara bersamaan untuk sementara waktu. Keputusan ini saat raja taksi online ini cukup masif mengembangkan kendaraan tanpa supir selama beberapa waktu terakhir.

Empat kota yang dihentikan layanannya adalah San Antonio, Atlanta, Dallas, dan Houston. Alasannya terkait cuaca buruk di masing-masing wilayah.


San Antonio dan Atlanta dihadapkan dengan banjir. Bahkan, sebuah robotaxi Waymo terjebak saat melewati banjir di jalanan Atlanta. Mobil itu terjebak sekitar satu jam, kemudian dievakuasi dan dipindahkan dari lokasi kejadian.

"Keselamatan adalah prioritas utama Waymo, baik para penumpang maupun semua orang pengguna jalan raya bersama kami. Selama hujan deras kemarin di Atlanta, sebuah kendaraan tanpa penumpang menemui jalan tergenang dan bergenti," kata Waymo dalam keterangannya dikutip dari Tech Crunch, Jumat (22/5/2026).

Layanan di Dallas dan Houston juga dihentikan sementara karena cuaca buruk yang melanda Texas minggu ini. Waymo mengatakan ini jadi tindakan pencegahan karena perkiraan cuaca buruk.

Waymo mengakui belum menyelesaikan pengembangan solusi akhir untuk mobilnya bisa menghindari area banjir. Dalam dokumen yang diirlis Administrasi Keselamata Lalu Lintas Jalan Raya Nasional (NHTSA), perusahaan hanya mengatakan telah mengirimkan pembaruan untuk pembatasan waktu dan lokasi dengan memiliki risiko tinggi seperti jalan raya berkecepatan tinggi yang tergenang banjir.

Saat kejadian di Atlanta, Waymo mengatakan badai dan banjir terjadi bahkan sebelum Badan Layanan Cuaca Nasional mengeluarkan peringatan banjir. Peringatan tersebut, perusahaan menjelaskan bagian dari serangkaian sinyal lebih besar yang diandalkan untuk mempersiapkan kendaraan menghadapi cuaca buruk.

Pihak NHTSA mengatakan telah mengetahui insiden ini dan tengah berkomunikasi dengan Waymo terkait masalah di Atlanta.

"Dan akan mengambil tindakan yang sesuai jika diperlukan," kata juru bicara badan pengawas itu.


(fab/fab) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:

Video: Infrastruktur Data Perkuat Daya Saing Bisnis Ekonomi Digital