Dukung Pertumbuhan Enterprise Lebih Efisien, Telkomsel Lakukan Hal Ini

Elga Nurmutia,  CNBC Indonesia
15 May 2026 16:25
Dok Telkomsel
Foto: Dok Telkomsel

Jakarta, CNBC Indonesia - Telkomsel terus meningkatkan perannya sebagai mitra strategis lintas industri dengan mempertemukan para pengambil keputusan untuk membahas tantangan utama yang dihadapi pelaku usaha di era digital. Inisiatif ini diwujudkan melalui penyelenggaraan sebuah Focus Group Discussion (FGD) bertajuk "Reinventing Growth in Retail, Consumer Product Goods (CPG), and E-Commerce Industries for Sustainable Impact".

FGD yang dijalankan melalui unit bisnis Telkomsel Enterprise ditujukan untuk mendorong kolaborasi dalam penciptaan solusi digital yang relevan dan berdampak nyata yang selaras dengan semangat #PastiAdaSolusi.

Seperti yang diketahui sebelumnya, penjualan ritel Indonesia tumbuh sebesar 6,5% secara tahunan pada Februari 2026 atau meningkat dari 5,7% pada bulan sebelumnya, sekaligus menjadi laju pertumbuhan tercepat sejak Maret 2024. Momentum kenaikan ini mencerminkan kuatnya konsumsi rumah tangga selama Ramadan dan musim perayaan, serta mengungkapkan tuntutan akan kesiapan optimal pelaku ritel dalam pengelolaan lonjakan permintaan.

Berdasarkan data dan temuan fakta tersebut, Telkomsel Enterprise bersama para pengambil keputusan lintas industri ritel yang terlibat dalam FGD berupaya menghadirkan solusi inovatif yang dapat mendukung bisnis agar bisa lebih efisien lagi dari sisi operasional, semakin berdaya saing, serta lebih unggul dalam aspek pengalaman pelanggan.

VP Corporate Innovation, Sustainability, and Marketing Telkomsel, Mia Melinda menyatakan, pertumbuhan ritel yang semakin positif menunjukkan besarnya peluang. Di sisi lain, pertumbuhan tersebut juga menuntut kesiapan pelaku usaha dalam menghadapi kompleksitas operasional dan ekspektasi pelanggan yang terus berkembang.

"Melalui Telkomsel Enterprise, kami berkomitmen untuk menghadirkan solusi digital end-to-end yang tidak hanya meningkatkan efisiensi, tetapi juga membantu pelaku ritel mengambil keputusan bisnis yang lebih cepat dan berbasis data," ujar Mia dalam keterangan tertulis, Jumat (15/5/2026).

Memperkuat Keandalan Operasional di Seluruh Rantai Nilai

Asal tahu saja, diskusi FGD menyoroti pentingnya visibilitas end-to-end di operasional bisnis ritel, dari distribusi hingga aktivitas di toko. Mengingat, banyak pelaku industri menghadapi tantangan dalam mendeteksi potensi kebocoran margin, inefisiensi logistik, hingga gangguan sistem yang berdampak pada pengalaman pelanggan.

Untuk menjawab kebutuhan ini, Telkomsel Enterprise menghadirkan solusi berbasis konektivitas dan monitoring seperti IoT Fleet Management, Video Analytics, Direct Peering, serta Managed Connectivity (SD-WAN). Solusi ini memungkinkan pelaku ritel memantau operasional secara real-time, meningkatkan efisiensi dan menjaga kelanjutan bisnis di tengah dinamika pasar.

Membuka Insight Lebih Dalam Melalui Customer & Location Intelligence

Selain operasional, fragmentasi data menjadi tantangan dalam memahami perilaku konsumen secara utuh. Terlebih lagi, banyak perusahaan masih mengandalkan data yang terpisah-pisah, sehingga membatasi akurasi dalam pengambilan keputusan.

Melalui solusi data seperti SiteSense dan MSIGHT, Telkomsel Enterprise mendorong integrasi data lintas sumber, baik internal maupun eksternal, secara aman dan berbasis prinsip privasi. Pendekatan ini akan membantu pelaku ritel mendapatkan masukan dan pandangan yang lebih komprehensif untuk berbagai kebutuhan strategis, mulai dari pemilihan lokasi toko, optimasi kampanye, hingga perencanaan ekspansi bisnis.

Mendorong Pemasaran yang Lebih Personal dan Relevan

Lebih lanjut, di tengah perkembangan ekosistem omnichannel, relevansi menjadi kunci dalam menjangkau konsumen. Pelaku ritel dituntut untuk menghadirkan pengalaman yang lebih personal dan tepat sasaran di setiap touchpoint.

Oleh karena itu, Telkomsel Enterprise turut mengangkat solusi seperti Rich Business Messaging (RCS) dan Digital Advertising yang memungkinkan segmentasi audiens berbasis data. Dengan pendekatan ini, brand dapat menyampaikan pesan yang lebih relevan, meningkatkan engagement, sekaligus mengoptimalkan efektivitas kampanye pemasaran.

Di samping itu, diskusi FGD juga membahas berbagai dinamika industri, termasuk lonjakan trafik saat periode kampanye besar seperti double date serta peningkatan aktivitas belanja pasca-Lebaran. Hal ini semakin menegaskan pentingnya infrastruktur digital yang andal, scalable, dan mampu beradaptasi dengan cepat terhadap perubahan perilaku konsumen.

Mia menjelaskan, kolaborasi lintas ekosistem menjadi kunci untuk menciptakan inovasi yang relevan dan scalable bagi industri. Pada akhirnya, forum seperti FGD ini menjadi ruang penting untuk mendengar langsung kebutuhan industri, sekaligus wadah co-create solusi yang benar-benar menjawab tantangan di lapangan.

(rah/rah) Add logo_svg as a preferred
source on Google
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Telkomsel Terapkan Registrasi Biometrik Wajah untuk Nomor Seluler Baru


Most Popular
Features