Top! Telkomsel Hadirkan Ekosistem Belajar Digital di 7 Sekolah Flores

Elga Nurmutia, CNBC Indonesia
Rabu, 13/05/2026 15:12 WIB
Foto: dok Istimewa

Jakarta, CNBC Indonesia - Telkomsel menghadirkan program CSR Telkomsel Jaga Cita: Belajar Tanpa Batas di Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur. Hal ini ditujukan untuk memperluas akses pendidikan di wilayah rural dan 3T sekaligus menggencarkan literasi digital.

Menyasar lebih dari 1.750 penerima manfaat (siswa, guru, dan ekosistem sekolah) di 7 sekolah terpilih, program ini berupaya membuktikan bahwa jarak bukanlah sebuah hambatan untuk meningkatkan kualitas pendidikan.

Telkomsel merancang dukungan yang terintegrasi agar proses belajar mengajar lebih siap dan relevan dengan kebutuhan hari ini. Dalam konteks ini, Telkomsel menyediakan perangkat dan fasilitas pendukung pembelajaran (laptop, proyektor, alat peraga, dan kebutuhan penunjang lain sesuai sekolah).


Dukungan lainnya diberikan dalam bentuk konektivitas melalui starter pack dan Telkomsel Orbit / Fixed Wireless Access yang dapat membantu akses internet di lingkungan sekolah. Selain itu, Telkomsel juga menyediakan akses gratis 6 bulan ke platform digital: Ilmupedia (penguatan akademik & latihan ujian), Kuncie (pembelajaran & pengembangan kompetensi), dan Skul.id+ (digitalisasi manajemen sekolah).

Selanjutnya, Telkomsel juga memberikan dukungan lewat aktivasi pembelajaran, kompetisi, serta edukasi literasi digital guna mendorong kebiasaan belajar yang lebih mandiri dan bertanggung jawab.

7 Sekolah, 1 Gerakan: Rangkaian Belajar Tanpa Batas di Flores

Lebih jauh, Telkomsel melihat pendidikan dan literasi digital sebagai enabler pembangunan manusia. Karena itu, program ini membawa pendekatan "From Connectivity to Human Capability", menjadikan teknologi sebagai jembatan agar siswa dan guru di Flores juga bisa turut menumbuhkan kemampuan, kepercayaan diri, dan kesiapan menghadapi masa depan.

Program dijalankan di 7 lokasi di Pulau Flores: SMKN 3 Komodo (Manggarai Barat), SMAN 2 Komodo (Manggarai Barat), , SMKN Bung Ruteng (Manggarai), SMA Budi Darma Cancar (Manggarai), SMAN 2 Soa (Ngada), SMK Karsa Mandiri (Ende), dan SMK Nawa Cita Mego (Sikka).

Agar program benar-benar terasa manfaatnya, Telkomsel menjalankan serangkaian tahap secara terukur:

  1. Assessment & baseline: April 2026
  2. Kick-off & aktivasi utama: 6-7 Mei 2026 (momentum Hardiknas)
  3. Pendampingan & pembelajaran daring: Mei-Agustus 2026
  4. Evaluasi & impact measurement: Agustus-September 2026

VP Corporate Communication & Social Responsibility Telkomsel, Abdullah Fahmi menyatakan, Telkomsel percaya akses belajar lebih setara dimulai dari rasa dipahami. Untuk itu, Telkomsel menghadirkan program CSR Telkomsel Jaga Cita.

"Melalui Telkomsel Jaga Cita: Belajar Tanpa Batas, kami berupaya menghadirkan dukungan nyata mulai dari perangkat, konektivitas, hingga ekosistem pembelajaran digital, agar siswa dan guru di Flores bisa belajar dengan lebih percaya diri, aman, berdampak. Inilah wujud komitmen kami untuk terus Melayani Sepenuh Hati," ujar dia dalam keterangannya, dikutip Rabu (13/5/2026).

Informasi mengenai inisiatif Telkomsel Jaga Cita dapat diakses melalui: www.telkomsel.com/about-us/sustainability/empower-people/telkomsel-jaga-cita.

Untuk memperkuat kualitas pembelajaran dalam program Belajar Tanpa Batas, Telkomsel juga menjalin kolaborasi dengan Gasing Academy dengan menghadirkan metode GASING (Gampang, Asyik, Menyenangkan), yang dicetuskan oleh Prof. Yohanes Surya Ph.D. sebagai pendekatan pembelajaran numerasi yang efektif dan telah teruji.

Melalui kolaborasi ini, Telkomsel tidak hanya menyediakan akses dan ekosistem pembelajaran digital yang inklusif, tetapi juga turut mendorong pengembangan kemampuan berpikir logis dan analitis siswa sebagai fondasi penting dalam pemanfaatan teknologi digital secara optimal.


(dpu/dpu) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:

Video: AI Tak Gantikan Peran Guru, Tapi Bantu Kualitas Pendidikan RI