Apple Bagi-Bagi Rp 1,6 Juta Buat Pemilik iPhone 16

Intan Rakhmayanti,  CNBC Indonesia
11 May 2026 17:40
iPhone 16 baru dipamerkan selama pengumuman produk baru di kantor pusat Apple pada hari Senin, 9 September 2024, di Cupertino, California. (AP Photo/Juliana Yamada)
Foto: iPhone 16 baru dipamerkan selama pengumuman produk baru di kantor pusat Apple pada hari Senin, 9 September 2024, di Cupertino, California. (AP Photo/Juliana Yamada)

Jakarta, CNBC Indonesia - Apple sepakat membayar hingga US$95 atau sekitar Rp 1,6 juta kepada pengguna iPhone di Amerika Serikat setelah menghadapi gugatan class action terkait promosi fitur kecerdasan buatan (AI) Siri yang dianggap menyesatkan.

Mengutip APNews, Senin (11/5/2025), penyelesaian gugatan senilai US$250 juta itu diajukan ke pengadilan federal San Francisco, California.

Gugatan yang dilayangkan menuding Apple mengiklankan kemampuan baru Siri melalui fitur "Apple Intelligence" sebelum teknologi tersebut benar-benar tersedia untuk digunakan konsumen.

Kasus ini bermula saat Apple meluncurkan seri iPhone 16 pada 2024. Saat itu, perusahaan gencar mempromosikan pembaruan Siri berbasis AI sebagai salah satu fitur unggulan perangkat terbaru mereka.

Namun hingga dua tahun berselang, peningkatan besar Siri tersebut belum juga dirilis sepenuhnya. Kondisi itu memicu kekecewaan konsumen yang merasa membeli perangkat berdasarkan fitur yang belum tersedia.

Dalam dokumen gugatan disebutkan, konsumen mengaku tidak akan membeli perangkat tersebut atau akan membayar dengan harga lebih murah jika mengetahui fitur AI Siri belum siap digunakan.

Penyelesaian ini mencakup sekitar 37 juta perangkat yang dibeli di AS sepanjang 10 Juni 2024 hingga 29 Maret 2025. Model yang masuk dalam gugatan meliputi seluruh lini iPhone 16, iPhone 15 Pro, dan iPhone 15 Pro Max.

Setiap pengguna berpotensi menerima kompensasi minimal US$25 per perangkat. Nilainya bisa meningkat hingga US$95 tergantung jumlah klaim yang masuk dan faktor lainnya.

Apple menyatakan penyelesaian gugatan dilakukan agar perusahaan bisa tetap fokus mengembangkan produk dan layanan inovatif bagi pengguna.

Di tengah booming AI global, Apple memang dinilai tertinggal dibanding pesaing seperti Google dan Samsung yang lebih agresif menghadirkan fitur AI di perangkat mereka.

Meski demikian, Apple mengklaim telah meluncurkan berbagai fitur AI baru sejak memperkenalkan Apple Intelligence, termasuk Visual Intelligence dan Live Translations.

Perusahaan juga diperkirakan akan mengumumkan pembaruan Siri terbaru dalam konferensi pengembang tahunannya bulan depan.

(dem/dem) Add logo_svg as a preferred
source on Google
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Harga iPhone 14, iPhone 15, dan iPhone 16 Naik di RI, Jadi Segini


Most Popular
Features