Pengemudi ojek online (ojol) menunggu orderan penumpang di kawasan Stasiun Palmerah, Jakarta, Senin (4/5/2026). (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)
Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan penurunan potongan tarif aplikator ojol menjadi maksimal 8% dari sebelumnya sekitar 20% untuk meningkatkan kesejahteraan driver. (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)
"Saya telah tanda tangan Peraturan Presiden Nomor 27 tentang Perlindungan Pekerja Transportasi Online. Yang tadi saya bicara, harus diberi jaminan kecelakaan kerja, akan diberi BPJS Kesehatan, asuransi kesehatan," ujar Prabowo. (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)
Ipung salah satu driver ojek online mengatakan, ia menyambut baik instruksi Presiden Prabowo penurunan potongan tarif aplikator ojol menjadi maksimal 8% dan berharap agar bisa secepatnya diterapkan oleh pihak aplikator. "Bagus.. tadinya potongan gede banget, semoga cepat diberlakukan lantaran sampai saat ini belum ada informasi dari pihak aplikator" kata Ipung kepada CNBC Indonesia. (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)
Seorang driver ojol lainnya menyebutkan juga setuju asal penurun tarif tersebut tidak dibebankan kepada pelanggan, pasalnya besaran harga pada aplikasi customer sering berbeda dengan harga yang diterima oleh driver ojol. (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)
Disisi lain, Direktur Utama PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) Hans Patuwo mengatakan, pihaknya senantiasa mematuhi peraturan pemerintah, termasuk arahan yang disampaikan oleh Presiden Prabowo Subianto terkait perlindungan pekerja transportasi online yang dituangkan dalam Peraturan Presiden No. 27 Tahun 2026. (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)