HP Mulai Ditinggalkan, Penggantinya Laku Keras di Amerika

Intan Rakhmayanti Dewi,  CNBC Indonesia
27 April 2026 17:15
Ponsel tanpa layar yang viral untuk anak-anak. (Dok. tincan.kids)
Foto: Ponsel tanpa layar yang viral untuk anak-anak. (Dok. tincan.kids)

Jakarta, CNBC Indonesia - Tren baru muncul di kalangan orang tua di Amerika Serikat dan Kanada. Mereka mulai meninggalkan smartphone seperti iPhone dan Android untuk anak-anak, dan beralih ke perangkat sederhana tanpa layar bernama Tin Can.

Ponsel bergaya telepon rumah ini bahkan telah terjual ratusan ribu unit sejak diluncurkan pada April 2025.

Tin Can dirancang khusus untuk anak-anak dengan konsep analog tanpa layar. Perangkat ini hanya memungkinkan komunikasi suara, tanpa aplikasi, tanpa pesan teks, dan tanpa akses internet yang berpotensi menimbulkan distraksi.

Mengutip TomsGuide, strategi tersebut membuat Tin Can cepat populer dari mulut ke mulut di kalangan keluarga di Amerika Serikat dan Kanada.

Perusahaan pembuatnya yang berbasis di Seattle menegaskan perangkat ini hanya menyediakan kontrol orang tua. Melalui aplikasi pendamping di smartphone, orang tua bisa menentukan siapa yang boleh menelepon, mengatur jam komunikasi, hingga mengaktifkan fitur Do Not Disturb.

Dari sisi fitur, pengguna dapat melakukan panggilan tanpa batas ke sesama pemilik Tin Can serta panggilan darurat 911 secara gratis melalui paket Can 2 Can.

Perusahaan juga menawarkan paket berbayar 'Party Line' senilai US$9,99 per bulan yang memungkinkan anak menghubungi nomor ponsel biasa yang telah disetujui, termasuk nomor orang tua.

Perangkat ini dijual seharga US$100 per unit dan tersedia dalam beberapa pilihan warna. Tin Can menggunakan koneksi WiFi dan cukup dicolokkan ke stop kontak listrik rumah, bukan ke jalur telepon konvensional.

Permintaan yang tinggi membuat lima gelombang penjualan awal langsung habis. Batch terbaru dijadwalkan mulai dikirim pada Juni 2026. Perusahaan juga mulai menyiapkan ekspansi ke pasar lain, termasuk Inggris, dalam waktu dekat.

Namun saat ini, CEO Tin Can Chet Kittleson mengatakan pihaknya masih fokus memenuhi permintaan. Menurutnya, perusahaan ingin memastikan setiap pelanggan mendapatkan pengalaman yang maksimal dari perangkat komunikasi anak tanpa layar tersebut.

(fab/fab) Add logo_svg as a preferred
source on Google
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Dua Anak Perempuan Diculik Pria Kenalan dari Roblox


Most Popular
Features