Ramai-ramai Tinggalkan ChatGPT, Ternyata Ini Alasannya
Jakarta, CNBC Indonesia - Gelombang resign para petinggi OpenAI, perusahaan pencipta ChatGPT, tampaknya makin kencang. Terbaru, Bill Peebles dan Kevin Weil meninggalkan posisinya di perusahaan yang didirikan Sam Altman.
Peebles yang bergabung sejak 2023 meninggalkan posisinya sebagai pemimpin aplikasi video pendek Sora. Namun, aplikasi itu ditutup perusahaan bulan lalu, sebagai upaya menekan biaya dan mengalokasikan kembali sumber daya komputasi jelang rencana IPO.
"Saya bangga semua malam tanpa tidur sebelum dan sesudah peluncuran yang dialami tim untuk menerapkan teknologi secara bertanggung jawab dan membantu mengarahkan norma sosial," kata Peebles dalam pengumumannya, dikutip dari CNBC Internasional, Senin (20/4/2026).
Sementara Weil, sebelumnya menjabat sebagai wakil presiden OpenAI for Science. Dia bergabung dengan perusahaan pada 2024 dan menjabat kepala bagian produk.
"Dua tahun terakhir ini sungguh membuka wawasan dari Chief Product Officer hingga bergabung dengan tim riset dan memulai OpenAI for Science," kata Weil.
Juru bicara OpenAI menjelaskan masa depan tim OpenAI for Science. Perusahaan tengah melakukan desentralisasi untuk itu sebagai upaya mendekatkan pekerjaan dengan tim yang membangun kemampuan model, produk dan infrastruktur terkemuka.
Selain Peebles dan Weil, Srinivas Narayanan mengumumkan akan meninggalkan posisinya sebagai CTO Aplikasi B2B di OpenAI. Kepergiannya mereka menyusul beberapa pemimpin tim lainnya yang sudah lebih dulu resign.
Beberapa orang lain yang telah pergi mulai dari Fidji Simo mantan kepala produk dan bisnis OpenAI, Kate Rouch yang pernah menjabat sebagai kepala pemasaran OpenAI, dan Brad Lightcap meninggalkan posisinya sebagai kepala operasional OpenAI.
(fab/fab) Addsource on Google [Gambas:Video CNBC]