Terungkap Alasan Kucing Peliharaan Hidup Lebih Lama jika "Dipingit"
Jakarta, CNBC Indonesia - Pemilik kucing banyak yang merasa hewan peliharaannya akan lebih bahagia jika dibiarkan bebas keluar rumah. Tapi, temuan terbaru justru menunjukkan sebaliknya: kucing yang lebih sering berada di dalam rumah cenderung memiliki usia hidup lebih panjang.
Studi ilmiah mengungkap kucing yang berkeliaran di luar menghadapi berbagai risiko yang tidak disadari pemiliknya. Mulai dari paparan racun, kecelakaan, hingga ancaman dari lingkungan sekitar yang bisa berujung fatal.
Melansir Phys.org, Sabtu (18/4/2026), penelitian terhadap 55 kucing liar di Amerika Serikat menunjukkan sekitar 25% berisiko mengalami keracunan karena mengonsumsi makanan atau minuman berbahaya di luar rumah.
Selain itu, kucing yang dibiarkan bebas juga menghadapi risiko lain seperti menyeberang jalan (45%), berinteraksi dengan kucing lain (25%), merangkak di bawah rumah (20%), hingga masuk ke saluran air (20%).
Temuan serupa juga terjadi di negara lain. Studi di Selandia Baru dengan kamera yang dipasang pada 37 kucing menunjukkan 59% kucing minum dan 40% makan di luar rumah, 32% menyeberang jalan, serta 21% berisiko jatuh saat memanjat atap.
Di Australia, penelitian terhadap 428 kucing menemukan bahwa hewan ini rata-rata menyeberang jalan sebanyak 4,8 kali. Sementara di Inggris, kecelakaan lalu lintas menjadi penyebab utama kematian kucing berusia kurang dari satu tahun hingga 8 tahun.
Penelitian di Eropa bahkan mencatat sekitar 18-24% kucing pernah tertabrak mobil sepanjang hidupnya, dengan 70% kasus berujung kematian. Kucing yang paling rentan adalah yang berusia di bawah lima tahun dan belum disteril, karena cenderung lebih sering berkeliaran.
Secara umum, kucing yang hidup di luar rumah diperkirakan memiliki usia 2-3 tahun lebih pendek dibandingkan kucing yang dipelihara di dalam rumah.
Meski begitu, bukan berarti kucing harus dikurung sepenuhnya. Pemilik tetap bisa memberi akses udara segar dengan menyediakan area aman di halaman atau kandang luar.
Selain itu, kucing juga perlu stimulasi seperti tempat memanjat, bermain, hingga dilatih menggunakan tali jika ingin diajak keluar rumah agar tetap aman.
(luc/luc) Add
source on Google