Google Mulai Ditinggalkan, Muncul Jadi Raja Internet Baru 2026

Redaksi, CNBC Indonesia
Selasa, 14/04/2026 13:25 WIB
Foto: REUTERS/Francis Mascarenhas

Jakarta, CNBC Indonesia - Kejayaan Google sebagai raja internet yang menguasai pendapatan iklan digital kini sudah mulai luntur. Untuk pertama kalinya, Meta Platforms (Instagram, WhatsApp, Facebook) diproyeksikan akan melampaui Alphabet (Google) dari segi pendapatan iklan global pada akhir 2026 mendatang.

Pendapatan iklan global Meta diprediksi akan mencapai US$243,46 miliar sepanjang 2026, sementara Google 'hanya' US$239,54 miliar, menurut firma riset pasar Emarketer, dikutip dari Reuters, Selasa (14/4/2026).


Paket tool iklan otomatis Advantage+ dari Meta berhasil membuat bisnis iklannya diadopsi dengan kuat oleh para pengiklan. Pasalnya, tool tersebut memungkinkan pengiklan untuk menyederhanakan pengaturan kampanye dan meningkatkan pengembalian investasi pemasaran.

"Dengan melampaui Google, Meta pada dasarnya telah memvalidasi banyak strategi intinya," kata Max Willens, analis utama di Emarketer.

Meskipun Google memiliki jalur pertumbuhan lain, termasuk langganan YouTube Premium, namun bauran bisnisnya yang lebih luas dapat mempersulitnya untuk mengungguli Meta dalam pendapatan iklan.

Para analis mengatakan platform-platform yang lebih kecil seperti Snap dan Pinterest tetap menjadi yang paling rentan terdampak pemotongan anggaran iklan selama ketidakpastian geopolitik. Pasalnya, pengeluaran iklan digital terkonsentrasi pada platform yang lebih besar seperti Meta dan Google.

Emarketer mengatakan pendorong utama di balik perubahan posisi Google adalah adalah percepatan pertumbuhan Meta, yang diperkirakan akan meningkat menjadi 24,1% tahun ini dari 22,1% pada 2025. Tingkat pertumbuhan Google diperkirakan akan tetap stabil di 11,9% pada 2026.

Meta mengencangkan daya saingnya di pasar iklan setelah meluncurkan kemampuan iklan pada WhatsApp dan Threads. Secara bersamaan, Instagram Reels terus-terusan bersaing dengan TikTok dan YouTube Shorts dalam pasar video pendek yang kian populer.

Google, Meta, dan Amazon diproyeksikan akan berkontribusi terhadap 62,3% pangsa pasar digital global sepanjang 2026, menurut Emarketer.


(fab/fab) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:

Video: Youtube-Instagram Langgar Hukum,Google & Meta Diperiksa Komdigi