Pusing Liat Tab Chrome Terlalu Banyak, Begini Solusi Praktisnya

Novina Putri Bestari,  CNBC Indonesia
10 April 2026 18:20
MUNICH, GERMANY - SEPTEMBER 06:  In this photo illustration Google's Chrome browser shortcut, Google Inc.'s new Web browser, is displayed next to Mozilla Firefox shortcut and Microsoft's Internet Explorer browser shortcut, on an laptop.   (Photo Illustration by Alexander Hassenstein/Getty Images)
Foto: Getty Images/Alexander Hassenstein

Jakarta, CNBC Indonesia - Google punya solusi saat pengguna Chrome membuka terlalu banyak tab. Yakni dengan fitur tab vertikal yang baru-baru ini dirilis oleh perusahaan.

Konsep tab vertikal hampir sama dengan bentuk horizontal yang kita kenal selama ini. Akan ada jendela yang berbeda beserta kumpulan grup tab masing-masing.

Fitur baru cocok untuk pengguna tingkat lanjut dan peneliti yang kerap membuka banyak tab. Biasanya mereka kesulitan mencari tab yang diinginkan ditumpukan tab-tab lainnya, apalagi saat membuka situs yang sama.

Tab vertikal akan memindahkan semua tab ke sisi pinggir jendela Chrome. Akan terlihat daftar website apa yang tengah dikunjungi dan lebih mudah untuk dibaca.

Fitur bersifat opsional jadi pengguna bisa mengaktifkannya sendiri. Mengutip Tech Crunch, caranya dengan mengklik kanan jendela Chrome berikutnya pilih opsi Tampilkan Tab Secara Vertikal.

Tidak ada batasan jumlah tab yang bisa dibuka menjadi tab vertikal. Namun ini juga bisa bergantung pada batasan yang tersedia di perangkat keras milik pengguna.

Versi tab vertikal ini tengah diluncurkan secara bertahap untuk semua pasar.

Sebenarnya, Google telah meluncurkan fitur ini sekitar satu dekade lalu. Namun perusahaan tak pernah meluncurkannya secara resmi.

Saat itu, fitur ditambahkan dalam versi beta. Konsepnya pun sama dengan yang dirilis sekarang yakni tampilan semua tab yang pindah ke sisi kiri Chrome.

Sementara itu, Google juga merilis Mode Membaca terbaru. Ini menawarkan antarmuka dengan halaman penuh, agar pengguna lebih fokus saat membaca dan mengurangi kekacauan di layar.

(fab/fab) [Gambas:Video CNBC]
Next Article AI Bisa Bikin Kesenjangan Ekonomi Makin Parah, Telkom Ungkap Solusinya


Most Popular
Features