Ada Bau Hangus dari Toilet Pesawat ke Bulan, Astronaut Pakai Kantong
Jakarta, CNBCÂ Indonesia -Â Astronaut NASAÂ yang kini sedang dalam perjalanan pulang dari Bulan terpaksa buang air kecil di "kantong plastik" karena toilet di kapsul Orion rusak.
Kerusakan toilet yang disebut NASAÂ sebagai Universal Waste Management System (UWMS) tersebut sudah terjadi sejak awal keberangkatan misi Artemis II.
Beberapa jam setelah meluncur dari Florida, toilet tersebut sudah macet. Setelah pengecekan, NASAÂ memberi tahu 4 astronaut bahwa toilet yang akan digunakan selama 10 hari tersebut hanya bisa digunakan untuk buang air besar.
Untungnya, astronaut Christina Koch menemukan sumber masalahnya. Pompa toilet tidak terisi cukup cairan. Sayangnya, setelah masalah itu diperbaiki, toilet lagi-lagi mampet.
Kali ini, masalahnya adalah sistem pembuangan dari toilet. "Sepertinya adalah urine beku di sistem ventilasi," kata Direktur Penerbangan NASA Judd Frieling kepada CNN.
Permasalahan toilet kedua tidak hanya menyebabkan astronaut tidak bisa buang air. Bau dari urine yang beku tercium ke luar toilet.
"Buat saya, seperti bau terbakar, dan sumbernya dari ruang higienis [toilet]. Setelah saya buka, langsung tercium juga oleh seluruh kru," kata astronaut Jeremy Hansen.
Ruang kontrol NASAÂ di Bumi memperkirakan bau tersebut berasal dari penyekat pintu saat toilet menghangat.
Futurism menjelaskan UWMS didesain untuk mengalirkan urine ke vakum dingin dan memompa feses ke kantong, yang kemudian disimpan untuk dibawa kembali ke Bumi.
NASA sebenarnya sudah mempersiapkan alternatif jika toilet mampet. Misalnya, perangkat dengan pipa kecil yang bernama Collapsable Contingency Urinal (CCU). Perangkat tersebut digunakan untuk menyedot urine.
Namun akhirnya, NASAÂ memutuskan menggunakan cara manual. Para astronaut diminta untuk bergantian "memanaskan" air kencing yang beku dengan memaparkannya ke sinar Matahari.
Beberapa jam setelahnya, para astronaut mendapatkan kabar baik. Solusi dari NASAÂ sukses dan toilet kini bisa digunakan untuk buang air besar dan buang air kecil.
(dem/dem) [Gambas:Video CNBC]