Data 1 Juta Warga Bandung Bocor Dibobol Hacker

Intan Rakhmayanti,  CNBC Indonesia
07 April 2026 09:21
Data 1 Juta Warga Bandung Bocor Dibobol Hacker
Foto: Penutupan Jalan di Bandung (Screenshot instagram @tmcpolrestabesbandung)

Jakarta, CNBC Indonesia - Dugaan kebocoran data kembali terjadi di Indonesia. Kali ini, database penduduk Bandung dilaporkan bocor dan beredar di internet dengan jumlah mencapai lebih dari satu juta data individu.

Informasi tersebut diungkap oleh Vecert Analyzer melalui akun mereka di platform X pada 26 Maret 2026. Dalam unggahannya mereka menyebut telah mendeteksi eksfiltrasi database besar yang diduga berasal dari catatan kependudukan resmi.

Vecert Analyzer menyatakan aktor ancaman yang menggunakan nama "Petrusnism" telah merilis data tersebut secara publik. Database itu diklaim berisi informasi pribadi detail milik lebih dari satu juta warga.

"Kami mendeteksi kebocoran data besar yang berdampak pada Kota Bandung, Indonesia. Aktor ancaman bernama "petrusnism" merilis sebuah database yang berisi informasi pribadi rinci lebih dari satu juta warga, yang diduga diambil dari catatan resmi kependudukan," tulis akun @VECERTRadar, dikutip CNBC Indonesia, Selasa (7/4/2026).

Kebocoran disebut terjadi pada Maret 2026 dan kemungkinan merupakan insiden yang masih baru. Volume data yang bocor mencapai lebih dari 1.000.000 baris atau catatan individu.

Mengenai laporan ini, mengutip detikJabar, Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bandung Tatang Muhtar, mengaku akan menelusuri terlebih dahulu informasi tersebut.

"Mangga ditelusuri dulu, nuhun infonya," kata dia.

(dem/dem) Add logo_svg as a preferred
source on Google
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Data Nasabah Bank Bocor, 450 Ribu Orang Jadi Korban


Most Popular
Features