Jejak Unicorn Ditemukan di Tengah Gunung Sahara
Jakarta, CNBC Indonesia - Sebuah penelitian menemukan jejak salah satu dinosaurus terunik yang pernah ada. Bernama Spinosaurus, fosil ditemukan di Gurun Sahara dengan fakta terbaru.
Temuan dinosaurus dengan jambul di bagian atas kepala seperti unicorn itu berasal dari tim peneliti yang dipimpin paleontolog asal Universitas Chicago bernama Paul C Sereno.
Mereka menemukan spesies baru bernama S.mirabilis. Tidak ditemukan dekat laut seperti penggambaran Jurassic World Rebirth, fosilnya berada di sebuah daratan yang disebut Jenguebi.
"Jika ingin menemukan sesuatu yang sangat baru, Anda harus pergi ke tempat yang jarang dikunjungi atau belum pernah dikunjungi siapapun," jelas Sereno dikutip dari Ars Techica, Rabu (25/3/2026).
Jenguebi saat Cenomanian di akhir Cretaceous adalah cekungan pedalaman yang dipenuhi sungai. Ini merupakan habitat tepi sungai yang berada 500-1000 km dari garis pantai terdekat.
Fosil Spinosaurus S.mirabilis ditemukan dekat dengan dinosaurus besar berleher panjang. Salah satunya adalah sauropoda titanosaurus dan rebbachisaurid.
Dengan temuan tersebut diartikan hewan-hewan itu hidup dan mati bersama di lingkungan air tawar yang sama. Selain itu juga menjauh dari gagasan Spinosaurus sebagai penyelam akuatik.
Sereno juga mengatakan Spinosaurus tidak memiliki karakteristik serupa dengan mereka yang juga menyelam, misalnya tubuh yang terlalu panjang untuk dijadikan dayung di dalam air.
S.mirabilis memiliki jambul yang melengkung ke atas dan ke belakang. Tingginya hingga di atas bagian matanya dan memiliki struktur padat bukan tempurung berpori dan berongga seperti yang dimiliki burung-burung modern.
Tulang dalam jambul juga memiliki guratan yang memanjang halus dan alur dalam. Artinya inti tulang hanya sebagai fondasi saja.
Saat masih hidup, jambul itu akan terbungkus dan memanjang oleh selubung keratin. Inti tulangnya juga bisa mencapai 40 cm dan selubung keratin hingga lebih dari setengah meter.
Sementara dari struktur rahangnya disebut mirip dengan buaya. Bentuknya moncong panjang untuk menangkap dan menjebak mangsa dan menutupnya dengan cepat.
(dem/dem) Add
source on Google