Pemerintahan Trump Bakal Cuan Luber Rp169 T dari Kesepakatan TikTok AS
Jakarta, CNBC Indonesia - Pemerintahan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump dilaporkan akan menerima sekitar US$ 10 miliar atau sekitar Rp169 triliun (Asumsi kurs Rp 16.919/US$) dari kesepakatan pengambilalihan bisnis TikTok di AS.
Melansir The Wall Street Journal, pembayaran tersebut merupakan bagian dari perjanjian di mana sejumlah investor yang dekat dengan pemerintahan Trump mengambil alih operasi TikTok di Amerika Serikat dari perusahaan induknya asal China, ByteDance.
Transaksi ini juga mencakup investasi tambahan untuk membentuk entitas baru yang akan mengelola TikTok di AS.
Beberapa investor yang terlibat dalam kesepakatan tersebut antara lain perusahaan cloud-computing Oracle, firma private equity Silver Lake, serta investor asal Abu Dhabi MGX.
Para investor tersebut bersama sejumlah pendukung lainnya telah membayar sekitar US$ 2,5 miliar kepada Departemen Keuangan AS saat kesepakatan ditutup pada Januari lalu. Pembayaran tambahan akan dilakukan secara bertahap hingga mencapai US$10 miliar menurut sumber The Wall Street Journal.
Saat mengumumkan kerangka kesepakatan TikTok pada bulan September, Trump mengatakan, "Ini belum sepenuhnya dinegosiasikan, tetapi kita akan mendapatkan sesuatu," ujar Trump dikutip Minggu (15/3/2026).
Pernyataan tersebut menambahkan bahwa besarnya kesepakatan serta uang dan upaya yang dikeluarkan pemerintah membenarkan kompensasi. Sebelumnya ia mengatakan, "Amerika Serikat mendapatkan biaya yang sangat besar. Saya menyebutnya biaya plus,hanya untuk membuat kesepakatan ini dan saya tidak ingin membuang itu begitu saja," ujarnya.
Pembayaran sebesar US$10 miliar tersebut hampir belum pernah terjadi sebelumnya bagi pemerintah yang membantu mengatur transaksi, menurut para sejarawan.
Wakil Presiden AS JD Vance sebelumnya mengatakan bahwa entitas TikTok baru yang menjalankan operasi AS bernilai sekitar US$14 miliar dalam kesepakatan tersebut, yang menurut beberapa analis teknologi sangat meremehkan nilai perusahaan.
Sebagai bagian dari perjanjian tersebut, entitas AS harus berbagi keuntungan dengan ByteDance, yang melisensikan algoritma populernya kepada usaha baru tersebut sehingga dapat sepenuhnya dilatih pada warga Amerika dan masih memiliki hampir 20% saham.
(fsd/fsd) Add
source on Google