Modus Baru Bobol M-Banking Kuras Rekening Muncul di RI Jelang Lebaran

Novina Putri Bestari,  CNBC Indonesia
02 March 2026 07:40
Calon penumpang menunggu keberangkatan kereta api di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Selasa (23/12/2025). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)
Foto: Calon penumpang menunggu keberangkatan kereta api di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Selasa (23/12/2025). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Jakarta, CNBC Indonesia - Masyarakat harus tetap waspada saat libur lebaran nanti. Sebab momen liburan ini kerap dijadikan waktu yang pas para pelaku untuk melancarkan kejahatan penipuannya.

"Pada masa-masa liburan ketika transaksi digital meningkat dan kewaspadaan digital cenderung menurun, pelaku kejahatan siber kerap memanfaatkan rasa kepercayaan individu dan organisasi terhadap travel agency populer untuk mencuri data," kata National Technology Officer Microsoft Indonesia, Panji Wasmana, dalam keterangannya beberapa waktu lalu.

Salah satu kejahatan yang patut diwaspadai adalah penipuan dengan modus phishing. Microsoft Threat Intelligence mencatat serangan itu akan menggunakan teknik Clickfix.

Metode tersebut membuat data kredensial milik korban dapat dicuri dengan membuat laman login dan captcha palsu. Clickfix akan meminta korban melakukan sesuatu pada perangkat, yang tidak mereka sadari telah mengunduh malware pencuri data dan membuka akses ke HP pelaku.

Clickfic itu ditemukan sekitar bulan Februari 2025 lalu dan menyasar berbagai wilayah termasuk Asia Tenggara.

Menurut Panji, hal yang perlu dilakukan adalah mengenali pola serangan dan melakukan pelrindungan. Diharapkan dengan cara itu dapat melindungi data dari pelaku kejahatan.

Berikut beberapa langkah keamanan yang bisa diterapkan untuk menghindari menjadi korban phishing saat libur lebaran:

  1. Pastikan berkomunikasi dengan hotel atau agen perjalanan resmi. Jangan lupa selalu mengecek kontak sesuai penyedia layanan tersebut.
  2. Hanya gunakan jaringan yang aman dan hindari menggunakan Wifi publik saat login ke akun.
  3. Selalu periksa alamat email yang diterima. Waspadai email phishing jika isinya mendesak melakukan sesuatu.
  4. Jika mendapatkan email mencurigakan, hindari klik link yang tertera di dalamnya. Lakukan pengecekan lewat situs resmi.
(dem/dem) Add as a preferred
source on Google
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Maling M-Banking Kuras Rekening Menggila, PBB Turun Gunung


Most Popular
Features