Krisis 2026 Makin Parah, Pengusaha Teriak Harga RAM Sudah Segini
Jakarta, CNBC Indonesia - Krisis biaya komponen pada 2026 kian terasa di industri teknologi. HP Inc. melaporkan bahwa harga chip memori atau RAM kini menyumbang 35% dari total biaya material untuk merakit PC, melonjak signifikan dari kisaran 15-18% pada kuartal sebelumnya. Perusahaan bahkan memperkirakan tekanannya belum akan mereda hingga akhir tahun.
Dalam paparan kinerja kuartal I 2026, CEO sementara Bruce Broussard menyatakan perusahaan telah mengamankan kontrak pasokan jangka panjang, menambah pemasok baru, serta membangun stok strategis guna mengantisipasi lonjakan harga. Ia juga mengatakan waktu kualifikasi material baru berhasil dipangkas setengahnya agar perubahan konfigurasi produk bisa dipercepat.
Selain mengamankan pasokan, perusahaan melakukan efisiensi melalui diversifikasi sumber komoditas berbiaya rendah dan memangkas ongkos logistik dengan proses perencanaan berbasis AI internal.
Broussard juga turut menyinggung keputusan terbaru Mahkamah Agung AS yang membatalkan tarif pemerintahan Trump.
"Saat ini, kami tidak memperkirakan akan terdampak negatif oleh perkembangan lanjutan setelah keputusan pengadilan tersebut," ujarnya dikutip dari The Register, Kamis (26/2/2026).
Di sisi komersial, HP mulai melakukan penyesuaian harga secara selektif untuk mengimbangi kenaikan biaya, bekerja sama dengan distributor dan pelanggan langsung.
Meski ada tekanan biaya, kinerja penjualan masih mencatat pertumbuhan. Divisi personal systems membukukan pendapatan US$10,3 miliar, naik 11% secara tahunan. Penjualan ke konsumen melonjak 16% seiring kenaikan volume 14%, sementara segmen bisnis mencatat kenaikan pendapatan 9%.
Manajemen menyebut adopsi Windows 11 dan meningkatnya minat terhadap AI PC menjadi pendorong utama. Saat ini, 35% PC yang dijual HP merupakan AI PC, dengan dukungan lebih dari 100 pengembang perangkat lunak untuk memperluas ekosistem aplikasinya.
Secara total, pendapatan kuartal I mencapai US$14,4 miliar, naik hampir 7% dibanding tahun lalu. Namun manajemen memperingatkan prospek setahun penuh cenderung berada di batas bawah panduan akibat kenaikan harga memori dan kondisi bisnis yang bergejolak.
Sementara itu, setelah dibuka di level US$18,33, saham HP turun enam persen dalam perdagangan setelah jam kerja menjadi US$17,15, mencerminkan kekhawatiran investor terhadap tekanan margin di tengah krisis komponen yang makin dalam pada 2026.
(fab/fab) Add
source on Google