Modus Penipuan Berkedok Coretax, Uang Ratusan Juta Lenyap Seketika

Novina Putri Bestari, CNBC Indonesia
Rabu, 25/02/2026 15:55 WIB
Foto: Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Mampang Prapatan membuka layanan pojok pajak di lobi Gedung Bank Mega, Tendean, Jakarta Selatan, Selasa (16/12/2025). (CNBC Indonesia/Tri Susilo)

Jakarta, CNBC Indonesia - Penipuan yang membuat uang hilang kembali terjadi. Ini diceritakan seorang pengguna Instagram @mandharabrasika yang membagikan cerita baru saja kena tipu melalui phone scam beberapa waktu lalu.

Dia menjelaskan pelaku penipuan melakukan kejahatan dengan mengatasnamakan pihak pajak. Pelaku memanfaatkan kebingungan soal platform coretax.


Menurut pelaku terdapat kesalahan. Di sisi lain, korban percaya kepada pelaku karena data yang disebutkan benar dan tidak pernah dipublikasikan sebelumnya.

"Anehnya, mereka dengan lancar menyebut data-data yang tidak pernah kami publikasik-kan, NPWP dan sebagainya. Membuat korban (tim kami) yakin bahwa yang menelepon adalah benar pegawai pajak," jelas pengguna itu.

Kemudian pelaku mengirimkan link untuk menginstall aplikasi. Termasuk menawarkan bantuan dengan cara berbagi layar.

Fitur inilah yang menjadi awal petaka. Sebab berbagi layar dapat membuat pihak lain mengetahui informasi perangkat pengguna, seperti username, PIN, hingga password.

Setelah informasi ini berhasil dikantongi, peretasan akan dilakukan. Pada akhirnya pelaku bisa menguras rekening milik korban.

Untuk mendapatkan yang diinginkan, pelaku disebut berupaya menekan psikologi korban. Caranya dengan membuat situasi mendesak dan tidak sempat berpikir atau bertanya kepada orang lain.

Menurut pihak pengguna, laporan soal kejadian ini telah disampaikan kepada beberapa pihak, yakni bank terkait, kepolisian, dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Laporan disebut masih berstatus dalam proses dan belum memiliki kemajuan.


(fab/fab) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:

Video: Lawan Serangan Siber Yang Ganas, Fintech Wajib Investasi 3 Hal