Waspada Penipuan di Ecommerce Saat Ramadan, Begini Tips Menghindarinya

Novina Putri Bestari,  CNBC Indonesia
20 February 2026 04:45
Ilustrasi ecommerce. (Dok. Freepik)
Foto: Ilustrasi ecommerce. (Dok. Freepik)

Jakarta, CNBC Indonesia - Masyarakat tetap harus waspada saat berbelanja online. Karena kejahatan penipuan akan terus terjadi untuk mencari celah yang dapat menguntungkan para pelaku.

Termasuk saat momen penting saat Ramadan. Terdapat peningkatan jumlah belanja di tengah masyarakat saat momen ini, apalagi saat menyambut Lebaran nanti.

Namun di saat bersamaan, sejumlah modus penipuan dilakukan untuk memanfaatkan periode tersebut. Chairman Communication & Information System Security Search (CISSReC) Pratama Persadha menjelaskan modus yang kerap ditemukan adalah phishing di pesan instan, peniruan customer service, serta penyalajgunaan link pelacakan pengiriman palsu.

"Risiko keamanan transaksi online memang masih menjadi tantangan nyata di Indonesia dan menjadi tanggung jawab bersama untuk menjawab tantangan ini. Di tengah meningkatnya aktivitas belanja online, khususnya menjelang Ramadan, konsumen perlu semakin waspada terhadap modus penipuan digital yang kian beragam. Literasi keamanan digital menjadi kunci agar masyarakat dapat menikmati kemudahan eCommerce tanpa mengorbankan keamanan dan kenyamanan," kata Pratama, dikutip Jumat (20/2/2026).

Dia juga mengingatkan kesadaran pengguna tetap menjadi lapisan pertahanan penting dalam penguatan keamanan siber. Sebab upaya tersebut tidak bisa hanya dilakukan oleh pihak e-Commerce saja.

"Di tengah pesatnya adopsi belanja digital, upaya penguatan keamanan siber tidak bisa hanya bertumpu pada platform eCommerce semata. Meski berbagai solusi dan teknologi perlindungan terus dikembangkan, kesadaran pengguna tetap menjadi lapisan pertahanan terpenting," jelasnya.

Untuk itu, masyarakat perlu membentengi diri sendiri agar tak menjadi korban dalam penipuan. Berikut lima tips saat berbelanja online:

1. Gunakan Password yang Kuat dan Unik

Pastikan untuk mengganti password akun platform e-Commerce secara rutin. Gunakan password yang unik dan tidak mudah ditebak, misalnya dengan gabungan huruf, angka dan karakter tertentu.

Jangan juga menggunakan password yang sama pada setiap akun online. Selain itu, aktifkan autentifkasi dua fakgtor atau verifikasi biometrik sebagai cara memberikan lapisan perlindungan tambahan pada akun.

2. Hanya Bertransaksi Pada Aplikasi Resmi

Saat berbelanja, pastikan hanya melakukannya di aplikasi atau situs resmi. Periksa alamat situs web yang digunakan sebelum memberikan data pribadi atau melakukan transaksi.

3. Tidak Klik Link yang Tidak Resmi

Selain itu, tidak mengklik klink apapun yang tidak resmi. Karena biasanya modus penipuan akan memberikan link untuk diklik dengan tawaran menggiurkan, seperti hadiah hingga dikson khusus.

Link tersebut biasanya akan digunakan para pelaku sebagai cara mengambil alih kontrol perangkat, serta mencuri informasi pribadi korban.

4. Waspada Permintaan Tertentu

Anda juga perlu waspada dengan midus rekayasa sosial yang akan mendesak calon korban untuk melakukan permintaan tertentu. Misalnya dengan meminta menginstall aplikasi di luar toko aplikasi resmi ataupun mengaktifkan fitur berbagi layar.

Karena permintaan tersebut biasanya akan membuat pelaku bisa mengakses perangkat dari jarak jauh. Bahkan mengambil informasi pribadi seperti PIN atau kode OTP dari aplikasi tertentu.

5. Jangan Memberikan OTP atau Data Pribadi Pada Orang Asing

Selalu ingat untuk tidak memberikan kode OTP atau data pribadi apapun pada orang asing. Jika ada permintaan tersebut maka verifikasi terlebih dulu melalui kanal komunikasi dari perusahaan yang diakui tersebut.

6. Hanya Berbelanja Pada Platform Terpercaya

Untuk berbelanja online, Anda juga harus hanya berbelanja pada platform dan toko yang terpercaya. Salah satu cara memverifikasinya adalah dengan membaca ulasa toko dan produk dari pembeli sebelum melakukan pembelian.

(fab/fab) Add as a preferred
source on Google
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Waspada Jadi Korban Quishing, Duit di Rekening Bisa Ludes


Most Popular
Features