Pemilik Shopee Gandeng Google, Siapkan Gebrakan Baru Buat Ecommerce
Jakarta, CNBC Indonesia - Perusahaan pemilik ecommerce Shopee, Sea Ltd., mengumumkan kerja sama dengan Google. Kedua perusahaan bekerja sama mengembangkan perangkat kecerdasan buatan (AI) untuk produk ecommerce dan game.
Dalam pernyataan pers yang dirilis Sea, kerja sama strategis antara kedua perusahaan meliputi pembuatan prototipe agentic AI untuk belanja di platform Shopee.
Google mendefinisikan agentic AI sebagai sistem otonom yang terdiri dari agen AI yang bisa menetapkan tujuan, rencana, serta langkah mereka sendiri dalam melaksanakan tugasnya, tanpa intervensi banyak dari manusia. Berbeda dengan generative AI yang menciptakan konten, agentic AI menggunakan LLM untuk berpikir dan mengambil keputusan di situasi yang dinamis.
Langkah menggaet Sea adalah upaya Google untuk memonetisasi model AI mereka. Google berusaha menunjukkan bahwa kemampuan AI tidak hanya chatbot dan memperkenalkan fungsi seperti membantu belanja dari berbagai aplikasi dan mengelola alur tugas yang kompleks.
Saingan Shopee, Lazada, juga memiliki akses ke teknologi AI lewat induk usahanya yaitu Lazada. Alibaba pada awal pekan ini merilis model AI baru yang disebut "era baru agentic AI."
Menurut laporan Momentum Works, Shopee adalah penguasa ecommerce di Asia Tenggara dengan pangsa pasar mencakup 52 persen.
Data terbaru Sensor Tower menunjukkan bahwa jumlah download aplikasi retail di Indonesia menembus 181 juta kali sepanjang 2025. Warga RI menghabiskan 8,68 miliar jam di aplikasi retail.
Meskipun mayoritas aplikasi ritel yang paling banyak didownload di RI adalah aplikasi marketplace, beberapa aplikasi subkategori lain mulai muncul seperti aplikasi diskon dan aplikasi online dari toko ritel offline.
Shopee yang jorjoran mendorong fitur video commerce di aplikasinya masih menjadi aplikasi paling populer di kategori ritel di Indonesia.
Selain Shopee, Google dan Sea juga berencana menggunakan AI untuk mentransformasi produktivitas pengembangan game. Kerja sama strategis ini adalah kelanjutan dari kemitraan antara Shopee dan Youtube yang diumumkan pada 2024.
(dem/dem)