Trafik Data Saat Lebaran 2026 Melonjak, Begini Strategi XLSMART
Jakarta, CNBC Indonesia - Direktur & Chief Technology Officer XLSMART, Shurish Subbramaniam, mengungkapkan strategi perusahaan dalam menjaga kualitas layanan 5G di tengah lonjakan trafik data saat Lebaran 2026. Salah satu langkah utama yang dilakukan adalah memisahkan spektrum 5G dari jaringan 4G.
Shurish menjelaskan, XLSMART menggunakan spektrum Time Division Duplex (TDD) 2,3 GHz yang didedikasikan khusus untuk 5G di kota-kota yang telah dilayani. Dengan skema ini, spektrum tersebut tidak digunakan bersama dengan jaringan 4G.
"Di XLSMART, 5G tidak sharing dengan 4G. Yang TDD 2,3 di kota-kota yang kami nyalakan 5G, didedikasikan khusus ke 5G, tidak 4G," ujarnya saat Media Update Kesiapan Jaringan Jelang Ramadan dan Lebaran 2026, di Kantor XLSMART, Rabu (11/2/2026).
Ia menambahkan, kondisi ini berbeda dengan sebagian operator lain yang harus membagi spektrum antara 4G dan 5G karena tidak memiliki spektrum TDD khusus. Menurutnya, pemisahan spektrum tersebut akan memberikan pengalaman pelanggan yang lebih baik.
"Kalau operator lain, dia tidak ada TDD spektrum, jadi harus bagi-bagi spektrumnya. Kita 2,3 didedikasikan ke 5G. Yang lain untuk 4G, jadi tidak ada campur. Ini akan memberi pengalaman pelanggan yang lebih baik," jelasnya.
Terkait pertumbuhan pelanggan, Shurish mengatakan adopsi 5G masih berada pada tahap awal. XLSMART baru meluncurkan layanan 5G di 13 kota pada Desember, lalu bertambah menjadi 20 kota pada Januari.
Ke depan, perusahaan menargetkan ekspansi jaringan hingga mencakup 88 kota. Seiring perluasan cakupan tersebut, trafik dan jumlah pelanggan diproyeksikan terus meningkat.
Namun, ia menilai penetrasi perangkat yang mendukung 5G masih menjadi tantangan. Saat ini, jumlah pelanggan yang memiliki ponsel 5G masih di bawah 20% dari total basis pengguna.
(fab/fab)