Infrastruktur Internet Tetangga RI Dibobol Hacker China

Redaksi, CNBC Indonesia
Senin, 09/02/2026 15:10 WIB
Foto: SINGTEL. Via AP/

Jakarta, CNBC Indonesia - Perusahaan telekomunikasi Singapura dibobol kelompok hacker UNC3886. Grup penjahat siber yang disebut dekat pemerintah China tersebut mampu menyusup ke sistem jaringan Singtel, Starhub, M1, dan Simba.

Pembobolan tersebut diungkap oleh Badan Keamanan Siber Singapura (Cyber Security Agency). Hacker disebut sukses menembus dan mendapatkan akses ke sistem jaringan telekomunikasi. Namun, penjahat siber tidak bisa mengakses data pribadi pengguna atau mengganggu layanan seluler.

"Mereka juga berhasil mencuri sedikit data teknis, ini diyakini adalah data terkait jaringan yang bisa digunakan untuk membantu penjahat siber mencapai tujuan operasi mereka," kata agensi tersebut.


Mandiant, perusahaan keamanan siber milik Google, menyebut UNC3886 sebagai kelompok mata-mata yang dekat dengan China. Nama UNC3886 muncul berkali-kali dalam peristiwa serangan atas institusi pertahanan, teknologi, dan telekomunikasi di Amerika Serikat dan Asia.

Beijing membantah tuduhan aktivitas mata-mata siber yang dituduhkan ke mereka dan menyatakan bahwa pemerintah China menentang segala jenis serangan siber serta kerap menjadi korbannya.

Kabar Singapura diserang oleh UNC3886 telah muncul sejak pertengahan 2025. Saat itu, seorang menteri dari kabinet Singapura mengatakan bahwa mereka mengincar target bernilai tinggi dan infrastruktur yang menyediakan layanan penting tanpa memberikan perinciannya.

Kelompok peretas UNC3886 disebut telah menyasar sasaran strategis bernilai tinggi, termasuk layanan esensial negara.


(dem/dem)
Saksikan video di bawah ini:

Video: CEO Raksasa E-Commerce Korsel Mundur, Usai Data Pelanggan Bocor