Pendaftaran Internet Murah 100 Mbps Dibuka, Khusus di Luar Jawa
Jakarta, CNBC Indonesia — MyRepublic resmi menghadirkan layanan internet murah 100 Mbps dengan harga mulai dari Rp 100 ribu per bulan. Layanan tersebut bernama MyRepublic Air yang telah dibuka proses pra-registrasinya.
Anda yang berminat dapat melakukan pendaftaran pra-registrasi melalui link berikut: https://www.myrepublic.co.id/air/pra-registrasi. Ikuti tahapan berikutnya di website tersebut.
MyRepublic Air tersebut untuk sejumlah wilayah di luar Pulau Jawa, yakni Pulau Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, Bali dan Nusa Tenggara.
Menurut Chief and Marketing Officer Iman Syahrizal, layanan tersebut adalah bagian dari strategi perusahaan untuk membangun ekosistem konektivitas yang lebih inklusif.
"MyRepublic Air adalah bagian dari komitmen kami untuk menghadirkan internet berkualitas yang lebih merata dan mudah diakses oleh masyarakat," kata Iman dalam ketrangannya, dikutip Minggu (8/2/2026).
Dia menambahkan layanan ini berbeda dengan FTTH yang menggunakan kabel fiber optik untuk menyalurkan layanan ke rumah pelanggan. MyRepublic Air menggunakan teknologi Fixed Wireless Access (FWA) sebagai solusi last mile.
Diharapkan layanan tersebut dapat membuka akses internet untuk masyarakat yang lebih luas. Termasuk mempercepat pemerataan digitalisasi di berbagai wilayah.
"Berbeda dengan layanan FTTH yang menggunakan kabel fiber optik hingga ke rumah pelanggan, MyRepublic Air memanfaatkan teknologi Fixed Wireless Access (FWA) dengan koneksi radio nirkabel sebagai solusi last mile memberikan layanan True 5G-Fiber Quality dan Truly Unlimited," jelasnya.
"Melalui layanan ini, kami ingin membuka akses internet yang lebih luas bagi masyarakat di berbagai wilayah, sekaligus mempercepat pemerataan digitalisasi di berbagai wilayah," ujar Iman menambahkan.
Sebagai informasi, teknolgi FWA dengan koneksi radio nirkabel adalah solusi last-mile penghubung antar jaringan backbone operator dengan lokasi pelanggan. Jadi proses pemasangannya pun akan lebih cepat dan efisien, dibandingkan jika menggunakan kabel fiber optik yang konvensional.
(mkh/mkh)