Krisis Baru 2026, Bos Apple Jawab Isu Harga iPhone Naik

dem, CNBC Indonesia
Jumat, 30/01/2026 16:25 WIB
Foto: iPhone 17 Pro. (CNBC Indonesia/Tias Budiarto)

Jakarta, CNBC Indonesia - Krisis chip dan memori global ternyata juga dirasakan oleh Apple. Perusahaan produsen iPhone tersebut terpaksa menurunkan target penjualan mereka karena kesulitan mengamankan pasokan komponen untuk produksi.

Pada Kamis (30/1/2025), Apple melaporkan kinerja keuangan kuartal pertama mereka yang meliputi Oktober-Desember 2025. Pendapatan Apple lompat 16 persen year-on-year didorong oleh permintaan yang tinggi atas seri iPhone 17. Apple juga merilis proyeksi pertumbuhan 16 persen pada Januari-Maret 2026, di atas prediksi investor di Wall Street.

Namun, pertumbuhan tersebut ternyata adalah proyeksi terendah. Penjualan Apple bisa jauh lebih tinggi jika mereka bisa memproduksi lebih banyak iPhone. Produksi iPhone kini terkendala oleh permasalahan suplai komponen.


"Ekspektasi kami pada kuartal Maret, pendapatan perusahaan tumbuh 13-16 persen. Ini memperhitungkan kendala suplai iPhone selama kuartal ini," kata Kevan Parekh, CFO Apple seperti dikutip oleh CNBC International.

CEO Apple Tim Cook juga memberikan sedikit bocoran soal permasalahan pasokan yang dihadapi Apple ketika menjawab pertanyaan investor soal krisis memori. Harga komponen memori dan penyimpanan diprediksi melonjak karena permintaan yang tinggi dari data center AI.

Ia menjelaskan Apple tidak bisa memproduksi iPhone lebih banyak karena keterbatasan akses atas pembuatan advance node untuk chip seri A dan seri M.

"Hambatan kami disebabkan oleh ketersediaan advance nodes untuk produksi SoC kami. Saat ini, kami melihat rantai pasok yang tidak fleksibel dibanding biasanya, sebagian karena permintaan yang tinggi. 

Apple memproduksi advanced nodes mereka di pabrik Taiwan Semiconductor Manufacturing Co. (TSMC). Pada Kamis, Apple mengumumkan rencana untuk memproduksi chip mereka di node 3 nanometer buatan TSMC.

Cook juga mengakui bahwa Apple juga terimbas oleh kenaikan harga memori serta punya beberapa opsi sebagai respons. Menurutnya, harga memori berdampak ke kinerja Apple sejak kuartal terakhir 2025 dan makin terasa pada kuartal pertama 2026.

"As always, we'll look at a range of options to deal with that," Cook said.


(dem/dem)
Saksikan video di bawah ini:

Video:Pakai Teknologi AI, Bisnis Tambang Kian "Cerdas" & Berkelanjutan