Google Minggir, Ramai-ramai Investasi Jumbo di Aplikasi Penggantinya
Jakarta, CNBC Indonesia - Pesaing berat Google di industri AI, OpenAI, dilaporkan akan mendapatkan investasi besar hingga US$60 miliar (Rp 1.007 triliun). Kabarnya uang tersebut berasal dari kantong sejumlah raksasa teknologi dunia.
Laporan itu berasal dari The Information, yang juga menyebutkan nama Nvidia jadi salah satu yang tengah berdiskusi soal investasi. Kabarnya perusahaan chip itu menggelontorkan hingga US$30 miliar (Rp 503 triliun), dikutip dari Reuters, Jumat (30/1/2026).
Nama lainnya adalah Amazon. Perusahaan ini adalah investor baru yang akan menyokong OpenAI.
Kabarnya Amazon tengah berdiskusi untuk berinvestasi berkisar lebih dari US$10 miliar (Rp 167,8 triliun) atau bisa mencapai lebih dari US$20 miliar (Rp 335,7 triliun)
The Information juga menyebutkan investasi Amazon dapat bergantung pada negosiasi terpisah. Termasuk terkait kemungkinan perluasan kesepakatan untuk menyewa server cloud milik OpenAI dan perjanjian komersial pembuat ChatGPT menjual produknya.
Nama terakhir adalah Microsoft, yang memang dikenal telah menjadi pendukung OpenAI sejak lama. Jumlah investasi yang diberikan diperkirakan kurang dari US$10 miliar.
Menurut laporan yang sama, OpenAI hampir menerima lembar persyaratan atau komitmen investasi dari ketiga raksasa teknologi itu.
Reuters melaporkan Amazon dan Microsoft menolak berkomentar. Nvidia dan OpenAI tidak segera menanggapi permintaan berkomentar.
Investasi terbaru OpenAI bukan hanya dari ketiga perusahaan itu saja. Laporan sebelumnya mengatakan Softbank Group tengah melakukan diskusi untuk melakukan investasi.
Kabar yang beredar awal pekan ini menyebutkan Softbank bakal berinvestasi dengan tambahan mencapai US$30 miliar.
(fab/fab)