Batu 2 Miliar Tahun Dibongkar, Peneliti Kaget Isinya Makhluk Hidup

Novina Putri Bestari,  CNBC Indonesia
29 January 2026 12:35
Kerikil. (Dok. Pixabay)
Foto: Kerikil. (Dok. Pixabay)

Jakarta, CNBC Indonesia - Sebuah penelitian mencoba membuka batu berusia 2 miliar tahun di Afrika Selatan. Setelah dibuka, tim peneliti cukup kaget karena makhluk hidup mikro-organisme di dalamnya.

Bukan mati, makhluk hidup di bagian dalam batu ditemukan dalam keadaan hidup. Para peneliti kaget karena batuan tua itu bisa ditempati oleh mikroba.

Temuan dalam artikel di jurnal Microbial Ecology ditemukan pada metode pengeboran ultra dalam di Afrika Selatan.

"Kami tidak tahu apakah batu berusia 2 miliar tahun bisa ditinggali. Sampai saat ini, lapisan geologi tertua yang di dalamnya ditemukan mikro-organisme hidup berusia 100 juta tahun yang terkubur di bawah dasar laut. Artinya, ini penemuan yang mengesankan," kata Yohey Suzuki, salah satu peneliti dari Graduate School of Science di University of Tokyo.

Batuan yang ditemukan masih lebih muda dibandingkan kehidupan pertama yang muncul sekitar 3,5 miliar tahun lalu. Jauh lebih lama hidup dibandingkan manusia yang muncul ratusan ribu tahun silam.

Temuan mikroba yang masih hidup ini membuka banyak peluang. Salah satunya bisa menjadi penelitian terkait ekosistem dan evolusi biologi berusia miliaran tahun.

Begitu juga penelitian terkait genetika. Karena mikroba yang ditemukan memiliki evolusi yang sangat lambat.

"Dengan meneliti DNA dan genomik mikroba seperti ini, kita bisa memahami evolusi pada era terawal di Bumi," kata Suzuki.

Koalisi peneliti internasional menyebutkan penelitian mikroba pada batuan kuno bisa berdampak untuk upaya pencarian kehidupan lain di Bumi.

Suzuki juga menyinggung temuannya dengan penelitian kehidupan dari sampel di Mars. Sebagai informasi, NASA memiliki misi mengambil sampel fisik di planet Mars menggunakan robot Perseverance dan kemudian dikirimkan ke Bumi.

Menurut para peneliti batuan kuno di Bumi, usia sampel Mars kemungkinan sama dengan batuan yang mereka temukan di Afrika Selatan.

"Menemukan kehidupan mikroba di Bumi dari 2 miliar tahun lalu dan bisa mengkonfirmasi keasliannya membuat saya semangat, ingin tahu apa yang bisa kita temukan dari sampel di Mars," kata Suzuki.

(fab/fab)
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Batu 2 Miliar Tahun Dibuka, Peneliti Kaget Ada Makhluk Hidup


Most Popular
Features