Jakarta Siaga Hujan Sangat Lebat, BMKG Minta Warga Waspada

Redaksi,  CNBC Indonesia
27 January 2026 11:40
Warga beraktifitas saat banjir setinggi 60 cm menggenangi kawasan Pesing Koneng, Jakarta, Senin (27/2/2023). (CNBC Indonesia/Tri Susilo)
Foto: Warga beraktifitas saat banjir setinggi 60 cm menggenangi kawasan Pesing Koneng, Jakarta, Senin (27/2/2023). (CNBC Indonesia/Tri Susilo)

Jakarta, CNBC Indonesia - BMKG kembali mengeluarkan peringatan cuaca yang berlaku hingga sepekan ke depan, yakni 27 Januari hingga 2 Februari 2026. Dalam laporan 'Prospek Cuaca Mingguan' yang dirilis hari ini, Selasa (27/1/2026), BMKG memprakirakan dinamika atmosfer pada skala global, regional, dan lokal masih signifikan terhadap kondisi cuaca di Indonesia.

Pada skala global, El NiƱo-Southern Oscillation (ENSO) terpantau menguat pada fase negatif yang mengindikasikan kondisi La Nina lemah. Kondisi ini berpotensi meningkatkan pasokan uap air yang mendukung pembentukan awan hujan di sebagian wilayah Indonesia, terutama bagian timur.

Selain La Nina lemah, aktivitas monsun Asia diprediksi masih cukup persisten hingga dasarian pertama Bulan Februari. Selain itu, Cross Equatorial Northerly Surge (CENS) juga diprakirakan masih aktif dalam beberapa hari ke depan.

Lebih jauh lagi, daerah tekanan rendah berpotensi terbentuk di Samudera Hindia selatan Banten, Teluk Carpentaria, dan daratan Australia barat laut, yang mampu membentuknya daerah perlambatan kecepatan angin (konvergensi) di wilayah Indonesia bagian selatan.

Dengan kondisi atmosfer yang relatif lembap dan labil, kondisi cuaca signifikan masih berpotensi terjadi di sebagian Indonesia, khususnya Sumatera bagian selatan, Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Kalimantan Barat, Sulawesi Selatan, dan Papua Pegunungan.

"Melihat potensi cuaca yang masih signifikan, BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan melakukan mitigasi diri, keluarga, dan lingkungannya terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat memicu bencana hidrometeorologi, seperti genangan, banjir, banjir bandang, dan longsor," tulis BMKG dalam laporan yang dirilis di laman resminya.

Lebih spesifik, BMKG menjabarkan wilayah-wilayah mana saja di Indonesia yang diprediksi akan mengalami hujan dengan intensitas sedang-lebat dalam sepekan ke depan, sebagai berikut:

Periode 27 - 29 Januari 2026

Waspada Hujan Sedang-Lebat: Sumatra Barat, Jambi, Sumatra Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Bengkulu, Lampung, Banten, Jawa Tengah, D.I Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat Daya, Papua Barat, Papua Tengah, dan Papua Pegunungan.

Siaga Hujan Lebat-Sangat Lebat: Bengkulu, Banten, DK Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, D.I Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur.

Awas Hujan Sangat Lebat-Ekstrem: Jawa Barat.

Angin Kencang: Bali, Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Barat.

Periode 29 Januari - 2 Februari 2026

Waspada Hujan Sedang-Lebat: Sumatra Barat, Jambi, Sumatra Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Bengkulu, Lampung, Banten, DK Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Maluku Utara, Papua Barat Daya, Papua Tengah, Papua Pegunungan, dan Papua.

Siaga Hujan Lebat-Sangat Lebat: Sumatra Barat, Jawa Timur, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Barat, Sulawesi Selatan, dan Papua Pegunungan.

Angin Kencang: Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Selatan, Maluku, Papua Barat Daya.

"BMKG mengimbau masyarakat dan para pemangku kepentingan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi cuaca yang dapat berubah sewaktu-waktu serta potensi bencana hidrometeorologi akibat cuaca ekstrem. Masyarakat diharapkan lebih berhati-hati dalam merencanakan aktivitas, terutama perjalanan darat, laut, dan udara, serta kegiatan luar ruang seperti ibadah, dan aktivitas wisata," tulis BMKG.

(fab/fab)
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Peringatan BMKG: Hujan Lebat Hantam RI, Waspada Banjir di Lokasi Ini!


Most Popular
Features