Warga RI Sudah Kecanduan Parah, Negara Nomor Satu di Asia Tenggara

Redaksi, CNBC Indonesia
Senin, 26/01/2026 13:20 WIB
Foto: Infografis/ Warga RI Sudah Candu Parah, Nomor Satu di Dunia/ Ilham Restu

Jakarta, CNBC Indonesia - Kecanduan masyarakat modern terhadap akses internet mobile terus bertumbuh dari tahun-ke-tahun (YoY). Sepanjang 2025, masyarakat dunia menghabiskan 5,3 triliun jam di depan layar HP, baik Android maupun iOS, menurut laporan dari firma riset pasar Sensor Tower.

Durasi tersebut mencatat pertumbuhan 3,8% dibandingkan tahun sebelumnya. Rata-rata waktu yang dihabiskan masyarakat dunia untuk scrolling layar HP adalah 3,6 jam sehari, dikutip Senin (26/1/2026).


Indonesia masuk dalam daftar 'Top 3' negara yang paling 'kecanduan' layar HP di dunia. Sepanjang 2025, warga Indonesia tercatat menghabiskan 414 miliar jam untuk menjajal aplikasi-aplikasi yang ada di HP.

Indonesia hanya kalah dari India yang tercatat sebagai 'raja' dalam urusan durasi penggunaan HP. Warga India menghabiskan waktu 1,2 triliun jam di depan layar perangkat mobile sepanjang 2025.

Amerika Serikat (AS) kalah dari Indonesia dan bertengger di posisi ketiga. Sepanjang tahun lalu, warga AS menghabiskan waktu 385 jam di depan layar HP.

Di antara negara-negara Asia Tenggara, Indonesia adalah 'raja' kecanduan layar HP. Filipina dan Vietnam masing-masing secara global berada di urutan ke-8 dan ke-11. Lalu ada Thailand di peringkat ke-15. Malaysia, Singapura, Myanmar, Brunei Darussalam, dan Laos, tidak masuk dalam daftar 'Top 20'.

China yang merupakan salah satu produsen aplikasi mobile paling banyak digunakan di seluruh dunia, ternyata tidak 'secandu' warga RI dalam menjajal layar HP. China berada di peringkat ke-9 secara global dengan total durasi yang dihabiskan sebanyak 148 miliar di 2025.

Namun, perlu dicatat bahwa laporan Sensor Tower khusus untuk pasar China diambil dari penggunaan di perangkat iOS. Data untuk pengguna HP Android tidak tersedia.

Lantas, apa saja yang diakses warga RI di HP?

Menurut laporan Sensor Tower, masyarakat Indonesia paling banyak menjajal media sosial. TikTok berada di urutan pertama sebagai aplikasi media sosial paling banyak diakses di Tanah Air.

Kemudian di urutan kedua adalah aplikasi short drama. Ternyata aplikasi short drama Melolo ramai dikunjungi dengan pertumbuhan download naik 329% pada 2025 lalu. Hal ini membuktikan industri short drama kian bertumbuh dan menjadi opsi baru masyarakat Indonesia untuk mengakses hiburan di HP.

Beberapa kategori aplikasi lain yang menjadi 'langganan' kunjungan warga Indonesia adalah utilitas, multimedia, perbankan dan dompet digital, pinjaman online (pinjol), aplikasi streaming OTT, aplikasi pesan singkat, telekomunikasi, dan e-commerce.


(fab/fab)
Saksikan video di bawah ini:

Video: Transaksi Digital Bikin Bisnis Properti - Logistik Makin Cuan