Elon Musk Ramal Masa Depan Korea Selatan Dikuasai Kim Jong Un
Jakarta, CNBC Indonesia - Korea Utara dapat mengalahkan Korea Selatan dengan mudah tanpa harus menggunakan senjata. Ini semua karena angka kelahiran yang menurun di negeri KPop itu, ungkap CEO Tesla dan orang terkaya di dunia Elon Musk.
Dalam sebuah kesempatan, Musk mengatakan kekurangan penduduk di Korea Selatan sudah sangat parah. Pada akhirnya membuat Korea Utara yang dipimpin oleh Kim Jong Un bisa menguasai Korsel tanpa harus angkat senjata.
Menurut Musk, tren penurunan penduduk berlanjut bakal membuat populasi Korea Selatan hanya 3% dari jumlah sekarang dalam tiga persen.
"Jadi dalam tiga generasi, mereka menjadi seperduapuluh tujuh. Jadi 3% dari ukuran sekarang. Menurut saya, Korea Utara tidak perlu menyerang hanya perlu berjalan menyeberang," kata Musk dalam podcast Moonshot dikutip dari Korea JongAng Daily, Senin (26/1/2026).
Dalam kesempatan yang sama, Musk membicarakan soal masyarakat yang menua. Suatu negara dengan populasi orang berusia tua lebih banyak disebutnya tidak berada dalam jalur yang benar.
"Popok dewasa itu nyata. Seperti salah satu tanda suatu negara tidak berada di jalur yang benar, ini terjadi saat popok dewasa melebihi popok bayi," jelasnya.
Saat pembawa acara menyebutkan Korea Selatan tengah dalam posisi itu, Musk menyanggahnya. Negara tersebut, dia mengatakan telah melewati kasus tersebut jauh lebih lama.
Sebelumnya, Musk sudah beberapa kali membicarakan soal masa depan demografis Korea Selatan. Misalnya pada wawancara Maret 2023, dia menyebut negara tersebut jadi salah satu kasus paling ekstrem dalam kasus angka kelahiran rendah.
Musk yang juga pemilik media sosial X mengatakan Korsel juga menyinggung soal jumlah penduduk Korsel yang menyusut 3-4%. Bahkan disebutkannya tidak ada yang akan mengembalikan tren penurunan tersebut.
Setahun sebelumnya, Musk juga menyebut Korea Selatan bersama dengan Hong Kong soal penurunan populasi tercepat di dunia.
(dem/dem)[Gambas:Video CNBC]