Wikipedia Wajib Bayar, Tidak Gratis Jika Dipakai Buat Ini
Jakarta, CNBC Indonesia - Sejumlah raksasa teknologi yang tengah mengembangkan AI harus membayar untuk menggunakan data dari Wikipedia. Kesepakatan perusahaan diumumkan oleh Wikimedia baru-baru ini.
Perkembangan AI yang sangat masif memang memunculkan isu terkait hak data. Termasuk penggunaan konten dari situs seperti Wikipedia hingga Reddit, dan masalah hukum dari aktivitas tersebut.
Sementara itu, tidak ada lagi praktik web scraping dengan kesepakatan dengan Wikimedia terbaru. Tiap perusahaan harus membayar untuk menggunakan data dari websiter tersebut untuk mengembangkan dan melatih model AI masing-masing.
Kemitraan tersebut dilakukan bersama dengan Amazon, Meta, Microsoft, Mistral AI dan Perplexity. Semua perusahaan bergabung dengan mitra yang ada sebelumnya, yakni Ecosia, Pleias, ProRata, dan Google.
"Semua organisasi ini menggunakan Wikimedia Enterprises untuk mengintegrasikan pengetahuan dari manusia ke platform mereka dalam skala besar," kata pihak Wikimedia dikutip dari CNBC Internasional, Rabu (21/1/2026).
Lebih lanjut juru bicara Wikimedia Foundation mengatakan pengetahuan dari Wikipedia memberdayakan tools seperti chatbot AI generatif, mesin pencari, hingga asisten suara. Pengembangan dari Wikipedia akan berperan penting dalam masa depan AI dan perusahaan teknologi.
"Masa depan jangka panjang bagi AI dan perusahaan teknologi tergantung pada pengembangan proyek seperti Wikipedia, karena menciptakan pengetahuan manusia yang bisa diandalkan," jelas juru bicara.
Mengutip AP News, pendiri Wikipedia Jimmy Wales menyambut pelatihan AI di tengah masalah hukum termasuk terkait hak cipta. Dia senang jika model AI bisa dilatih dengan data dari platformnya karena adanya kurasi manusia.
"Saya pribadi senang model AI dilatih dengan data Wikipedia karena data tersebut dikurasi manusia," jelasnya.
"Sebenarnya saya tidak ingin menggunakan AI yang dilatih berdasarkan X, seperti AI yang sangat pemarah," Wales menambahkan merujuk pada media sosial X yang dimiliki Elon Musk.
Sebagai informasi, Wikipedia merupakan situs yang memiliki lebih dari 65 juta artikel dalam 300 bahasa. Artikel tersebut diedit oleh sekitar 250 ribu sukarelawan.
Untuk pendanaan, sebagian besarnya berasal dari 8 juta donatur. Banyak diantara donatur tersebut adalah individu.
(dem/dem)