Greenland Tampak Seluas Afrika di Peta Padahal Ini Ukuran Sebenarnya

Redaksi,  CNBC Indonesia
15 January 2026 15:25
Peta dunia. (Dok. Freepik)
Foto: Peta dunia. (Dok. Freepik)

Jakarta, CNBC Indonesia - Greenland sedang menjadi sorotan karena ambisi Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk mencaploknya. Di tengah pemberitaan tersebut, banyak orang yang kebingungan melihat ukuran Greenland di peta dunia yang ukurannya sebesar Benua Afrika.

Greenland padahal jauh lebih kecil dari Afrika. Ukurannya Greenland hanya 2,16 juta kilometer persegi dibanding Afrika yang luasnya melampaui 30 juta kilometer persegi. Sebagai perbandingan, luas seluruh daratan di Indonesia adalah 1,9 juta kilometer persegi.

Dalam gambaran peta yang umum digunakan di dunia, luas Greenland dan Afrika terlihat nyaris sama karena sistem yang digunakan untuk konversi permukaan bulan Bumi ke permukaan datar, atau dari 3D ke 2D.

IFL Science menjelaskan representasi objek 3D menjadi 2D harus mengorbankan "akurasi tertentu." Beberapa wilayah tampak "melar", sedangkan wilayah lain terlihat "menyusut."

Peta yang paling banyak digunakan saat ini digambarkan lewat proyeksi Mercator. Namanya berasal dari Gerardus Mercator yang pertama kali menampilkannya pada 1569. Proyeksi Mercator dihasilkan dengan menempatkan bola dunia ke dalam silinder kemudian memproyeksikan tiap titik ke dalam peta berdasarkan posisinya di dalam silinder.

Peta Mercator populer karena sangat andal untuk acuan navigasi sehingga tersebar ke seluruh dunia. Namun, peta tersebut menampilkan bentuk dan ukuran objek di sekitar khatulistiwa lebih akurat dibanding objek yang mendekati kutub. Makin dekat ke kutub, objek geografi ditampilkan makin besar dibanding ukuran normalnya.

"Tidak ada yang bisa sempurna. Peta yang pas untuk satu hal, tidak pas untuk menggambarkan hal lainnya," kata Richard Gott dari Princeton.

Pada 2007, Gott dan David Goldberg mengembangkan sistem untuk menilai peta berdasarkan distorsi di dalamnya. Menurut Mereka, peta paling minim distorsi adalah yang digambarkan menggunakan proyeksi Winkel-Tripel.

Peta Winkel-Tripel tidak sempurna. Misalnya, di Asia Pasifik jarak antara Hawai'i dan Asia terlihat lebih jauh dari seharusnya.

(dem/dem)
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Tsunami 200 Meter Hantam Pulau Raksasa, Ilmuwan Bingung-Tanda Kiamat?


Most Popular
Features