Elon Musk Sebut Menabung Buat Pensiun Tak Ada Gunanya, Ini Alasannya

Novina Putri Bestari, CNBC Indonesia
Kamis, 15/01/2026 13:20 WIB
Foto: REUTERS/Tom Brenner

Jakarta, CNBC Indonesia - Menabung jadi salah satu cara untuk menghadapi masa pensiun. Banyak anak muda yang bekerja keras untuk mengumpulkan tabungan, sehingga bisa hidup nyaman di hari tua. 

Namun, menurut orang terkaya di dunia, Elon Musk, hal itu tak perlu dilakukan lagi di masa depan. Menabung untuk pensiun bukan lagi menjadi masalah, ungkapnya.


"Jangan khawatir soal menabung uang untuk pensiun 10 atau 20 tahun ke depan. Itu tidak akan jadi masalah," kata Musk dalam sebuah wawancara podcast, dikutip dari Qz, Rabu (14/1/2026).

Pria dengan kekayaan US$713,2 miliar atau Rp 12.031 triliun menyambungkan pensiun dengan pengembangan AI dan robot. Kedua hal tersebut dinilainya akan mendorong produktivitas seseorang dan pada akhirnya perencanaan pensiun tidak lagi relevan. Pasalnya, jika produktivitas meningkat, maka AI bisa terus bekerja untuk menghasilkan uang bagi manusia.

"Menabung untuk pensiun menjadi tidak relevan," ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Musk mengatakan AI dan robotika datang seperti 'tsunami supersonik'. Menurutnya tak ada jeda, karena akan terus berjalan dan makin cepat.

Kemungkinan besar peralihan untuk pekerjaan tidak selalu berjalan mulus. Meski begitu, Musk menjanjikan prosesnya terjadi secara bergelombang.

Sementara itu, pandangan yang berbeda soal AI diungkapkan CEO Nvidia Jensen Huang. Dia mengakui AI memang membuat pekerjaan lebih mudah, namun manusia akan lebih banyak melakukan pekerjaan.

"Kita akan lebih produktif dan lebih sibuk, karena memiliki begitu banyak ide," jelasnya.


(fab/fab)
Saksikan video di bawah ini:

Video:Pakai Teknologi AI, Bisnis Tambang Kian "Cerdas" & Berkelanjutan