Jangan Tertipu! Ini 8 Cara Mudah Mengenali Foto AI atau Bukan
Jakarta, CNBC Indonesia - Di era kecerdasan buatan (AI), kita semakin kesulitan membedakan mana konten foto asli dan mana yang sepenuhnya buatan AI.
Platform media sosial dipenuhi gambar wajah yang tampak alami, lengkap dengan cahaya, tekstur kulit, hingga ekspresi yang seolah diambil oleh manusia. Padahal tidak jarang, foto-foto tersebut dihasilkan oleh model AI generasi yang mampu meniru karakter visual manusia dengan presisi tinggi.
Fenomena ini tidak lagi sekadar tren teknis, melainkan problem keamanan yang semakin nyata. Konten visual buatan AI dapat digunakan untuk manipulasi informasi, penipuan identitas, hingga kampanye disinformasi secara masif. Ketidakmampuan publik membedakan foto asli dan sintetis memperbesar risiko tersebut.
Kekhawatiran itu disampaikan oleh Katie Gray, peneliti utama di University of Reading.
Gray menjelaskan bahwa wajah buatan komputer kini menyimpan ancaman yang jauh lebih serius dari apa yang dibayangkan banyak orang.
"Wajah yang dihasilkan oleh komputer menimbulkan risiko keamanan yang nyata. Teknologi tersebut telah digunakan untuk membuat profil media sosial palsu, melewati sistem verifikasi identitas, dan membuat dokumen palsu," ujar Gray, dikutip dari Phys.org, Kamis (8/1/2026).
Lebih lanjut ia mengatkan, wajah yang dihasilkan oleh generasi terbaru perangkat lunak kecerdasan buatan sangat realistis. Orang sering menilai wajah yang dihasilkan AI sebagai lebih realistis dibanding wajah manusia asli.
Lantas, bagaimana cara membedakan foto yang kita lihat asli atau buatan AI?
Menurut University of Miami, ada beberapa tips yang bisa digunkan untuk mendeteksi gambar yang dibuat oleh AI. Berikut selengkapnya:
1. Periksa telapak tangan dan anggota tubuh
Ini merupakan tanda yang paling umum. AI masih kesulitan menggambarkan anatomi manusia secara realistis, terutama pada bagian tangan.
Perhatikan adanya jari tambahan, posisi tekukan yang tidak wajar, lengan tambahan, atau ruas jari yang hilang.
2. Analisis teks dalam gambar
AI sering menghasilkan teks acak atau terdistorsi dalam gambar, yang bisa menjadi petunjuk.
3. Perhatikan detail rambut
Rambut buatan AI bisa tampak buram, menggumpal, atau terlalu halus, tidak mengalir secara alami.
4. Detail simetri dan geometri
AI terkadang menghasilkan bangunan yang melengkung atau wajah yang asimetris dan tidak selaras dengan benar.
5. Terlalu mulus
Foto dengan tampilan terlalu mulus atau seperti hasil render patut dicurigai. Wajah buatan AI kerap terlihat sempurna secara berlebihan, dengan kulit yang terlalu halus dan kilau yang terasa tidak alami.
6. Periksa latar belakang dan detail
Objek pada latar belakang buatan AI sering tampak menyatu secara aneh, dan bayangan berada di posisi yang tidak masuk akal.
7. Lakukan pencarian gambar terbalik (reverse image search)
Alat seperti Google Images atau TinEye dapat membantu mengidentifikasi apakah gambar tersebut muncul di sumber lain yang tidak berkaitan atau di basis data foto stok.
8. Gunakan alat deteksi AI
Perangkat otomatis seperti Sightengine atau AI or Not dapat menganalisis gambar untuk mencari elemen sintetis.
(dem/dem)[Gambas:Video CNBC]