Awas Akun WhatsApp Kena Kloning Disadap, Kenali Modus Ghost Pairing

Novina Putri Bestari,  CNBC Indonesia
06 January 2026 07:10
WhatsApp. (REUTERS/Francis Mascarenhas/File Photo)
Foto: WhatsApp. (REUTERS/Francis Mascarenhas/File Photo)

Jakarta, CNBC Indonesia - Sebuah temuan dari perusahaan keamanan siber Avast mengungkapkan ancaman baru bagi pengguna WhatsApp. Mereka bisa diserang menggunakan penipuan bernama Ghost Pairing, tanpa disadari sama sekali.

Cara kerjanya adalah korban akan menerima pesan dari kontak yang dikenal dan dipercayai. Pesan yang dicontohkan seperti "hai aku menemukan fotomu" dengan tambahan link yang dikirimkan.

Namun saat diklik, link itu akan mengarahkan pada laman palsu yang menyerupai Facebook. Korban diminta melakukan verifikasi sebelum melihat gambar yang diklaim sebelumnya.

Ternyata langkah tersebut adalah bagian dari proses untuk menautkan perangkat WhatsApp. Korban tanpa sadar akan menambahkan perangkat pelaku dalam perangkat yang terhubung dengan akunnya.

Pada akhirnya, Ghost Pairing bukan sekedar seperti penipuan pencuri password. Namun mendapatkan akses penuh pada akun korbannya, seperti chat, foto dan kontak.

Akses tersebut bisa menjadi awal kejahatan yang lebih besar lagi. Akun yang diretas dapat digunakan untuk peniruan identitas, penipuan bertarget hingga pemerasan.

Pengguna WhatsApp bisa menghindari kejahatan itu dengan beberapa langkah. Berikut rangkumannya dari laman Mirror, dikutip Senin (5/1/2026):

  1. Hapus perangkat yang tidak dikenal jika terhubung dengan akun WhatsApp. Caranya dengan membuka aplikasi WhatsApp > Pengaturan > Perangkat Tertaut > pilih perangkat yang tidak dikenal untuk dihapus
  2. Anggap permintaan dari situs web untuk memindai kode QR WhatsApp atau memasukkan kode pemasangan menjadi hal mencurigakan
  3. Aktifkan verifikasi dua langkah, dan sebarkan informasi tersebut pada keluarga serta chat grup
(dem/dem)
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Awas WhatsApp Dibajak, Modus Terbaru Korbannya Sudah Banyak


Most Popular
Features