Hamas Bobol Israel Pakai Video Porno dan Aplikasi Kencan

Redaksi,  CNBC Indonesia
30 October 2023 20:20
Hamas Bobol Israel Pakai Video Porno dan Aplikasi Kencan
Foto: AP/Adel Hana

Jakarta, CNBC Indonesia - Kelompok militan HamasĀ ternyata punya pasukan siber yang sudah lama beroperasi menerobos sistem keamanan canggih Israel. Modus tentara siber HamasĀ beragam, mulai dari video porno hingga akunĀ FacebookĀ perempuan cantik.

Global Network on Extremism and Technology menyatakan departemen siber HamasĀ sudah aktif paling tidak selama 10 tahun. Senjata andalannya adalah program malwareĀ yang kemudian digunakan untuk memata-matai pasukan Israel dan mencuri informasi penting.

Pada 2013, misalnya, grup HamasĀ berhasil merebut akses pegawai pemerintah dan perusahaan pengelola infrastruktur Israel dengan mengirim video porno. Video porno tersebut dikemas dalam file RARĀ bersama malware. Ketika dibuka, malwareĀ otomatis terunduhĀ dan disetel untuk langsung aktif setiap kali sistem di-reboot.

HamasĀ kemudian menggunakan taktik baru mulai 2015. Kelompok bersenjata tersebut menyasar personel tentara Israel dengan akunĀ FacebookĀ palsu. Agar tampak realistis, akunĀ FacebookĀ siluman yang dikelola HamasĀ menggunakan gambar yang kredibel dan secara rutin mengirim "like" ke akunĀ berita, politisi, dan perusahaan Israel.

Hacker HamasĀ mulai mengembangkan modus baru pada 2018 yaitu lewat peretasanĀ aplikasi fitnes yang digunakan oleh tentara Israel saat joging. Mereka juga sukses menyusup ke HP tentara Israel melalui aplikasi Golden Cup yang digunakan untuk menonton ajang Piala Dunia 2018. Pada 2020, giliran aplikasi kencan bernama Catch & See dan GrixyApp yang menjadi senjata Hamas.

Teknik yang digunakan peretas HamasĀ kurang lebih selalu sama. Pada tahap pertama, tentara Israel didekati menggunakan akunĀ FacebookĀ kemudian diundang untuk berkomunikasi menggunakan WhatsApp. Ketika percakapan sudah bergerak ke topik seksual, tentara Israel dipancing untuk mendownload aplikasi chat Android. Pada saat tentara Israel terjebak mendownload file video porno, perangkat mereka terinfeksi malware.

Lewat beragam teknik dan modus ini, HamasĀ berhasil meretas HPĀ milik banyak tentara Israel dan merebut akses ke aplikasi telepon, kamera, dan file di dalamnya. Dari akses tersebut HamasĀ berhasil mencuri informasi soal pangkalan militer dan persenjataan Israel.

Setelah mendeteksi kemampuan siber Hamas, Israel mengebom markas pasukan siber HamasĀ pada 2019.

Namun, menurut perusahaan pertahanan siber asal Israel kemampuan pasukan siber HamasĀ tetap kuat bahkan bertambah canggih.

Global Network on Extremism and Technology memperkirakan informasi yang digunakan HamasĀ untuk melancarkan serangan 7 Oktober didapatkan lewat metode peretasan.

(dem/dem) [Gambas:Video CNBC]
Next Article Password Komputer Tak Pernah Ganti, Perusahaan Ledeng Diserang Hacker


Most Popular
Features