Warga AS: Kirim Manusia ke Mars Ga Penting, Apalagi Bulan
Jakarta, CNBC Indonesia - Hanya sebagian kecil warga Amerika Serikat yang menilai misi perjalanan ke Bulan dan Mars tetap menjadi prioritas NASA. Mereka lebih takut terhadap ancaman hantaman asteroid ke Bumi dan "kiamat" perubahan iklim.
Berdasarkan hasil riset Pew, hanya 12 persen warga AS yang merasa prioritas anggaran NASAÂ sebaiknya digunakan untuk mengirim astronaut ke Bulan dan ke Mars.
Mayoritas warga AS memilih prioritas yang lain untuk NASAÂ dalam 5 hingga 10 tahun ke depan yaitu, pemantauan asteroid dan perubahan iklim di Bumi.
Keinginan penduduk Amerika bertentangan dengan kebijakan kongres AS yang mengalokasikan mayoritas anggaran NASAÂ untuk membiayai misi perjalanan luar angkasa Artemis. Di sisi lain, anggaran misi NASAÂ untuk sains bakal dipangkas.
Mayoritas warga AS (65 persen), menurut Tech Crunch, menilai posisi negaranya sebagai pemimpin dalam teknologi dan pencapaian luar angkasa sangat penting. Riset Pew juga menunjukkan bahwa penduduk Amerika sangsi kebijakan untuk menarik pihak swasta di industri luar angkasa akan sukses.
Penduduk AS menilai NASAÂ harus tetap memegang peran kunci di tengah agresivitas perusaahaan swasta seperti SpaceX milik Elon Musk dan Blue Origin milik Jeff Bezos.
SpaceXÂ dan Blue Origin telah bekerja sama erat dengan NASAÂ dalam pengembangan berbagai teknologi. Bahkan, roket milik SpaceXÂ kini menjadi andalan NASAÂ untuk mengirim astronaut ke Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS).
Selain itu, perusahaan swasta mengambil peran utama dalam bisnis "wisata luar angkasa". Proyek Artemis, yang bertujuan mengirim manusia ke bulan kini juga telah memasuki misi kedua.
(dem/dem)[Gambas:Video CNBC]