Foto: Telkom Mulai Pembangunan Data Center Baru di Batam

Tech - Dok. Detik/Rachman Haryanto, CNBC Indonesia
22 December 2022 18:40
PT Telkomunikasi Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) melalui anak usahanya NeutraDC, menggelar ground breaking pembangunan data center berkapasitas 51 MW di Batam.

Sebelum menutup 2022, PT Telkomunikasi Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) melalui anak usahanya NeutraDC, menggelar ground breaking pembangunan data center berkapasitas 51 MW di Batam. (Dok. Detik/Rachman Haryanto)

Proyek ini adalah hasil kerja sama antara Telkom dengan perusahan telekomunikasi Singapura, Singtel dan Medco Power. (Dok. Detik/Rachman Haryanto)

Nampak hadir langsung di lokasi CEO Singtel Yuen Kuan Moon (kiri), Ririek Adriansyah Direktur Utama Telkom Indonesia (tengah) dan Wakil Menteri BUMN II Kartika Wirjoatmodjo (kanan). Data center yang berlokasi di Kabil Integrated Industrial Estate Batam dibangun dengan dana US$ 198 juta dan ditargetkan beroperasi pada kuartal II 2024. (Dok. Detik/Rachman Haryanto)

Ririek Adriansyah Direktur Utama Telkom Indonesia (kiri). Telkom memiliki saham mayoritas di proyek data center Batam dengan komposisi kepemilikan 60%. Singtel menguasai 35% saham, sedangkan Medco Power memiliki 5% saham. (Dok. Detik/Rachman Haryanto)

Wakil Menteri BUMN II Kartika Wirjoatmodjo, yang hadir dalam acara ground breaking, berharap agar pembangunan data center di Batam akan meningkatkan valuasi Telkom. "Kami ingin meningkatkan valuasi perusahaan lewat peran Telkom dalam ekonomi digital. Dengan membuka kunci lewat bisnis data center Telkom. Kami percaya data center ini bisa jadi yang terbesar di Indonesia," katanya Rabu (21/12/2022). (Dok. Detik/Rachman Haryanto)

Sementara itu, CEO Medco Power Eka Satria, menjelaskan dalam proyek data center ini Medco berperan menyediakan energi bersih (green energy). "Kami menyuplai 50% [listrik] di Batam dan kami akan menyediakan energi bersih untuk proyek ini. Menampung spill over bisnis data center di negara lain," kata Eka. (Dok. Detik/Rachman Haryanto)

CEO Singtel Yuen Kuan Moon mengatakan Indonesia adalah ekonomi terbesar di Asean. Sejak 2001, Singtel telah bekerja sama dengan Telkom mengembangkan perusahaan seluler dan infrastruktur. "Kami berharap agar proyek ini bisa menjadi pemimpin pasar data center di Indonesia. Medco sebagai ahli dari energi bersih juga bisa mendukung bisnis data center ini," katanya. (Dok. Detik/Rachman Haryanto)

Prosesi penandatanganan kerja sama antara Telkom dengan perusahan telekomunikasi Singapura, Singtel dan Medco Power. (Dok. Detik/Rachman Haryanto)

Salah satu calon pengguna data center di Batam adalah perusahaan-perusahaan yang sebelumnya mengelola data mereka di Singapura. Namun, keterbatasan ruang dan biaya yang tinggi mendorong mereka untuk mencari lokasi lain. (Dok. Detik/Rachman Haryanto)

Prosesi menguruk tanah sebagai tanda mulai proyek pembangunan data center berkapasitas 51 MW di Batam. Acara ground breaking data center di Batam juga dihadiri oleh Dirut Telkom Rieriek Ardiansyah dan Andrew Th. A.F sebagai CEO NeutraDC. (Dok. Detik/Rachman Haryanto)

Foto Lainnya
    spinner loading
LAINNYA DI DETIKNETWORK
    spinner loading

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terkait
    spinner loading