Dituding Curi Gol Ronaldo, Adidas Ungkap Canggihnya Al Rihla

Tech - Intan Rakhmayanti Dewi, CNBC Indonesia
30 November 2022 09:40
Cristiano Ronaldo dari Portugal merayakan gol pertama timnya selama pertandingan Grup H Piala Dunia FIFA Qatar 2022 antara Portugal dan Uruguay di Stadion Lusail pada 28 November 2022 di Kota Lusail, Qatar. (Gambar Etsuo Hara/Getty) Foto: Cristiano Ronaldo dari Portugal merayakan gol pertama timnya selama pertandingan Grup H Piala Dunia FIFA Qatar 2022 antara Portugal dan Uruguay di Stadion Lusail pada 28 November 2022 di Kota Lusail, Qatar. (Getty Images/Etsuo Hara)

Jakarta, CNBC Indonesia - Kontroversi pencetak gol pembuka pertandingan Portugal lawan Uruguay membuat Adidas buka suara. Pasalnya, banyak pihak yang menuduh FIFA merebut gol dari Cristiano Ronaldo sehingga ia gagal mencetak rekor baru.

Pertandingan Portugal kontra Uruguay berakhir 2-0. Ronaldo percaya dia menyentuh bola dari umpan silang dari Bruno Fernandes yang bersarang di pojok bawah gawang sebagai gol pertama Portugal. Bahkan, seluruh pemain Portugal merayakannya sebagai gol Ronaldo.

Namun FIFA, dengan bantuan teknologi mutakhir dari pemasok bola pertandingan Adidas, menjelaskan alasan gol tersebut tidak diberikan ke Ronaldo.

Ternyata bola yang digunakan di Piala Dunia, Al Rihla, ditanam dengan teknologi yang membuat setiap sentuhan pemain dengan bola terekam dan terpantau.

"Dalam pertandingan antara Portugal dan Uruguay, menggunakan Teknologi Bola Terhubung yang ditempatkan di Bola Pertandingan Resmi Adidas Al Rihla, kami dapat secara definitif menunjukkan tidak ada kontak pada bola dari Cristiano Ronaldo untuk gol pembuka dalam permainan," kata FIFA dalam sebuah pernyataan kepada ESPN, dikutip dari Goal, Selasa (29/11/2022).

Lebih lanjut FIFA menyatakan, tidak ada kekuatan eksternal pada bola yang dapat diukur seperti yang ditunjukkan oleh kurangnya 'detak jantung' dalam pengukuran. 

"Sensor IMU 500Hz di dalam bola memungkinkan kami untuk sangat akurat dalam analisis kami." tegas FIFA.

Bola Piala Dunia FIFA terbaru memungkinkan data real-time untuk diberikan kepada ofisial pertandingan. Ini membantu keputusan offside dan gol.

Bruno Fernandes sendiri mengabaikan perdebatan tentang siapa yang seharusnya diberi upaya terobosan melawan Uruguay. Setelah mencetak gol penalti yang mengakhiri kemenangan 2-0, gelandang Manchester United itu berkata.

"Saya merayakan [gol] seolah-olah itu adalah gol Cristiano. Tampak bagi saya bahwa dia telah menyentuh bola. Tujuannya adalah untuk mengumpan bola untuknya. Kami senang dengan kemenangan terlepas dari siapa yang mencetak gol. Yang paling penting adalah kami mencapai tujuan kami yaitu lolos ke babak berikutnya."


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Gebrakan FIFA di Piala Dunia 2022: Rilis 4 Game Canggih Baru!


(dem)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
LAINNYA DI DETIKNETWORK
    spinner loading
Features
    spinner loading