Data Pengguna Lazada Disebut Bocor, Ini Penjelasan Perusahaan

Tech - Novina Putri Bestari, CNBC Indonesia
24 November 2022 09:30
FILE PHOTO: The Singapore Lazada website is seen in this illustration photo June 20, 2017.  REUTERS/Thomas White/Illustration/File Photo Foto: REUTERS/Thomas White/Illustration

Jakarta, CNBC Indonesia - Nama Lazada jadi salah satu yang disebut Menteri Kominfo Johnny Plate dalam Rapat Kerja dengan Komisi I DPR mengalami insiden kebocoran data. Pihak perusahaan telah buka suara dan menjelaskan soal insiden tersebut.

Juru bicara Lazada mengatakan perusahaan menerima informasi dari salah satu penjual bahwa ada akses tidak sah pada akunnya. Pihak platform bekerja sama dengan penjual melakukan investigasi dan membantu memblokir akses akun tersebut.

"Baru-baru ini kami menerima informasi dari salah satu penjual kami bahwa terdapat akses tidak sah ke akun penjual tersebut," kata juru bicara Lazada dalam keterangannya yang diterima CNBC Indonesia, Rabu (23/11/2022).

"Untuk menjaga kerahasiaan dan keamanan data-data dan akun penjual tersebut, kami telah bekerja sama dengan penjual yang bersangkutan untuk menginvestigasi hal ini dan juga membantu penjual tersebut untuk memblokir akses akunnya dan juga meningkatkan edukasi kepada pengguna-pengguna Lazada untuk selalu waspada terhadap phishing".

Dari hasil investigasi internal, juru bicara Lazada memastikan tidak ada kerentanan pada sistem atau proses apapun dari sisi platform yang menyebabkan akses tidak sah pada akun penjual tersebut. Menurut juru bicara Lazada, yang dikonformasi penjual, kejadian tersebut terjadi akibat kelalaian penjual untuk menjaga kerahasiaan informasi login akunnya sendiri.

Masalah tersebut juga telah dilaporkan pada Kementerian Kominfo. Juru bicara Lazada menjelaskan jika laporan itu bagian dari kepatuhan pada aturan yang ada di Indonesia dan menjanjikan akan berkoordinasi dengan pihak kementerian memastikan insiden serupa tak lagi terjadi.

"Kami juga ingin kembali mengingatkan kepada semua pengguna Lazada [baik pembeli maupun penjual] untuk menjaga kerahasiaan user name dan password mereka setiap saat. Lazada tidak akan pernah meminta pengguna kami untuk memberikan data tersebut dalam situasi apapun juga," jelas juru bicara Lazada.

Selain Lazada, Johnny juga menyebutkan insiden kebocoran data terjadi pada Carousel, MyPertamina, Pedulilindungi, dan Mobile Legends. Semua itu terjadi selama bulan November 2022 ini.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Sinar Mas Suntik DANA Rp 3,7 T, Lazada Beli Saham dari Emtek


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
LAINNYA DI DETIKNETWORK
    spinner loading
Features
    spinner loading