Pesan Grab Bike di Cuaca Panas Ekstrem Kena Biaya Tambahan

Tech - Demis Rizky Gosta, CNBC Indonesia
11 July 2022 10:00
Driver Ojek online menunggu penumpang di kawasan Stasiun Pal Merah Jakarta, Selasa (10/3). Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengumumkan kenaikan tarif ojol. kenaikan tarif mulai 16 Maret 2020 berkisar antara Rp 150 hingga Rp 250 per kilometer (km). Kenaikan ini disambut baik oleh driver Gojek, Haryanto 35 tahun saat ditemui di pangkalan gojek Stasiun Pal Merah mengatakan Foto: Ojek Online (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Jakarta, CNBC Indonesia - Grab memberlakukan aturan baru untuk mendukung mitra pengemudi sepeda motor mereka. Mitra penyedia layanan ojek online dan pesan antar di Vietnam bisa meraih pendapatan tambahan saat bekerja di tengah gelombang panas.

Biaya tambahan gelombang panas yang dikenakan Grab adalah 5.000 dong atau sekitar Rp 3.200. Tambahan ini berlaku untuk setiap perjalanan GrabBike dan pemesanan GrabGood di beberapa area termasuk Ho Chi Minh City dan Hanoi.

Untuk layanan pengiriman barang GrabExpress, biaya tambahan gelombang panas yang dikenakan adalah 3.000 dong atau sekitar Rp 1.900.

Biaya tambahan, jelas Grab di situs web resminya, berlaku saat "cuaca panas yang ekstrem".

Sebelumnya, Grab di Vietnam telah mengenakan biaya tambahan lain untuk kondisi tertentu yaitu sekitar 10.000-15.000 dong untuk layanan larut malam dan saat liburan tahun baru Imlek.

Pada awal Maret 2022, Grab juga telah menaikkan tarif di Vietnam pada kisaran 500 hingga 2.500 dong untuk membantu mitra pengemudi beradaptasi dengan kenaikan tajam harga bahan bakar.

Sementara itu, pemerintah Thailand memutuskan untuk mengizinkan pengemudi ojek online yang belum mendaftarkan diri sebagai penyedia transportasi publik untuk tetap beroperasi selama 2 bulan setelah tenggat pendaftaran berlalu.

Departemen Perhubungan Darat (DLT) Thailand sebelumnya mengharuskan semua penyedia jasa ojek online untuk mendaftarkan diri dan menggunakan pelat nomor kendaraan angkutan umum. Tenggat waktu pendaftaran adalah 15 Juli 2022.

Pemerintah Thailand memutuskan memberikan kelonggaran setelah GrabBike menyampaikan permintaan perpanjangan tenggat. Alasannya, aturan yang baru bisa menyebabkan mayoritas dari 10.000 mitra sepeda motor Grab di Thailand kehilangan mata pencarian.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Ojol Milik AirAsia Digaji, Driver Gojek-Grab Bakal Pindah?


(dem)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
LAINNYA DI DETIKNETWORK
    spinner loading
Features
    spinner loading