Fenomena Planet Sejajar Kembali Hadir Besok

Tech - Novina Putri Bestari, CNBC Indonesia
27 June 2022 13:00
Ilustrasi planet Mars. (DasWortgewand/Pixabay) Foto: Ilustrasi planet Mars. (DasWortgewand/Pixabay)

Jakarta, CNBC Indonesia - Sepanjang bulan Juni ini, langit diwarnai dengan parade langit yakni konfigurasi planet-planet. Pada Selasa (28/6/2022), fenomena itu akan terjadi lagi.

Selama bulan Juni, parade langit terjadi sebanyak tiga kali. Pertama pada 4-15 Juni 2022, yakni konfigurasi segaris Merkurius, Venus, Uranus, Mars, Jupiter, dan Saturnus.

Pada 16-27 Juni 2022, konfigurasi terjadi pada seluruh planet tersebut dan Bulan. Lalu mulai besok hingga hari terakhir bulan Juni kembali terjadi parade langit sama seperti yang pertama.


"Fenomena konfigurasi planet sejajar ini dapat disaksikan selama kurang lebih 50 menit sesuai dengan waktu fajar masing-masing wilayah. Mulai dari awal fajar astronomis dengan ketinggian Matahari -18° atau 75 menit sebelum matahari terbit (sekitar pukul 04.30 waktu setempat), hingga fajar bahari, di mana ketika ketinggian Matahari -6° atau 25 menit sebelum matahari terbit (sekitar pukul 05.30 waktu setempat)," kata peneliti Pusat Riset Antariksa Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Andi Pangerang, dalam laman resminya, Senin (27/6/2022).

Andi menambahkan, sejak 4-30 Juni 2022 kecerlangan planet-planet itu bervariasi. Misalnya Merkurius antara +2,06 hingga -0,61 artinya akan semakin terang hingga penghujung bulan Juni.

Planet Venus antara -3,94 hingga -3,89 dan akan sedikit meredup hingga akhir bulan Juni. Uranus kecerlangannya +5,89 hingga +5,87, artinya akan sedikit lebih terang hingga akhir bulan ini.

Sementara Mars, antara +0,57 hingga +0,47, sedikit lebih terang hingga akhir bulan Juni. Jupiter bervariasi -2,25 hingga -2,41 yang akan sedikit terang hingga akhir bulan Juni.

Saturnus memiliki kecerlangan antara +0,68 hingga +0,56. Artinya planet sedikit lebih terang hingga akhir bulan nanti.

Andi menyatakan seluruh fenomena bisa disaksikan selama cuaca cukup cerah, bebas dari polusi cahaya dan pandangan yang bebas dari penghalang.

Bahkan jika daerah dengan langit bersih atau polusi cahaya nyaris tidak ada, maka Uranus bisa disaksikan tanpa teleskop. Sebab planet tersebut punya kecerlangan lebih dari dari +6,5.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Cincin Saturnus Disebut Bakal Hilang, Ada Apa?


(npb/roy)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
LAINNYA DI DETIKNETWORK
    spinner loading
Features
    spinner loading