Apa Bedanya Bitcoin dengan Uang Digital Bank Sentral?

Tech - Novina Putri Bestari, CNBC Indonesia
21 June 2022 14:50
Yuan Digital (Twitter/@lingzh1220) Foto: Yuan Digital (Twitter/@lingzh1220)

Jakarta, CNBC Indonesia - Selain cryptocurrency seperti Bitcoin, dunia juga sedang kedatangan teknologi baru uang digital bank sentral (CBDC). China jadi salah satu negara yang mengumumkan mengerjakan mata uang digital, disebut Digital Yuan atau e-CNY.

Lalu apa sebenarnya beda antara cryptocurrency dan CBDC?

Laman SCMP menuliskan uang digital bank sentral seperti Digital Yuan berbeda dengan Bitcoin dari yang tunai di rekening bank. Sebab Blockchain tidak mungkin digunakan mencetak CDBC, dikutip Selasa (21/6/2022).


Saat dibuat pada 2009, aset terbesar Blockchain merupakan mata uang peer-to-peer pertama yang tidak memerlukan otoritas pusat atau server. CBDC jelas tidak beroperasi seperti ini, karena akan jadi bagian dari pasokan uang lebih besar yang secara langsung dikelola oleh bank sentral.

"Jika kita melihat teknologi database modern, mereka cukup baik untuk mengamankan transaksi," jelas dekan fakultas dan profesor sistem informasi ESSEC Business School Singapura, Jan Ondrus.

"Dan itu yang digunakan bank bank. Itu yang kebanyakan dari kita gunakan setiap hari saat kita menggunakan segala jenis aplikasi. Saat Anda memeriksa email di Gmail atau menulis di Google Documents, teks, semua disimpan secara terpusat dan aman. Jadi itu berhasil".

yuan digitalFoto: yuan digital (Dok. Disway)

Sebagian besar uang beredar saat ini sedikit lebih dari angka di komputer. SCMP menuliskan CBDC adalah perpanjangan tangan dari itu.

Sementara perbedaan utama bahwa dukungan bank sentral artinya adalah dipegang langsung oleh lembaga pemerintah.

Saat ini, masyarakat umum tidak memiliki akses ke kewajiban dari bank sentral. Proses itu melewati bank yang menghadap konsumen dan lembaga keuangan lain yang disetujui.

Sedangkan Bitcoin berusaha melewati sistem manajemen moneter yang rumit dengan trik yang disebut proof-of-work. Ini membuat sulit untuk memodifikasi buku besar permanen dari semua transaksi.

Bitcoin juga secara ketat mengelola jumlah pasokan baru yang bisa dibuat per menit. Di mana hingga akhirnya mencapai 21 juta Bitcoin dan membuat banyak elemen kebijakan moneter tidak bisa dijalankan.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Perhatian! Bitcoin Hampir Habis dan Ini yang Akan Terjadi


(npb/roy)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading