Dear Elon Musk, Ini Alasan Tesla Harus Bangun Pabrik di RI

Tech - Thea Fathanah Arbar, CNBC Indonesia
20 June 2022 20:42
FILE PHOTO: Elon Musk arrives at the In America: An Anthology of Fashion themed Met Gala at the Metropolitan Museum of Art in New York City, New York, U.S., May 2, 2022. REUTERS/Andrew Kelly//File Photo

Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan pemerintah telah melakukan pembicaraan dengan produsen mobil listrik seperti Tesla, untuk mendirikan fasilitas manufaktur di Indonesia. Saat pertemuannya dengan Elon Musk, pada Mei lalu, Jokowi menyarankan agar Tesla dapat mendasarkan seluruh rantai pasokannya di RI

"Kami melakukan banyak diskusi, terutama tentang bagaimana Tesla dapat membangun industrinya dari hulu ke hilir, end-to-end mulai dari smelter kemudian membangun industri katoda dan prekursor, membangun baterai EV, membangun baterai lithium dan kemudian pabrik kendaraan," kata Jokowi dalam wawancara eksklusif CNBC International, dikutip Senin (20/6/2022).

"Semuanya ada di Indonesia, karena itu sangat efisien. Itu yang saya tawarkan," tegasnya.


Jokowi pun mengatakan Musk telah mengirim tim ke Indonesia enam minggu lalu untuk memeriksa potensi nikel untuk memeriksa aspek lingkungan. Tetapi tim terkait mobil belum datang.

Namun Jokowi menuturkan belum ada keputusan" tentang rencana Tesla untuk berinvestasi di Indonesia. Musk sendiri diundang untuk menghadiri KTT G-20, yang rencananya diselenggarakan di Bali, November nanti. 

Sementara itu, dalam upaya meningkatkan ekonomi dan memanfaatkan sumber daya alam untuk manufaktur dalam negeri, Indonesia dikatakan ingin menjauh dari ekspor bahan mentah. RI ingin menjadi pemain global dalam baterai EV dan produsen mobil listrik.

"Kami ingin membangun ekosistem industri untuk baterai lithium," kata Jokowi, dengan alasan untuk menciptakan lapangan kerja dan menghasilkan pendapatan pajak.

Indonesia sendiri memiliki cadangan timah, tembaga, nikel, kobalt, dan bauksit yang melimpah. Beberapa di antaranya merupakan bahan utama untuk baterai kendaraan listrik.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Sederet Ambisi Elon Musk: Dari Tesla, Mars, Kini Twitter


(sef/sef)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading