Badai PHK Menerjang iPrice, 20% Karyawan Diberhentikan

Tech - Intan Rakhmayanti Dewi, CNBC Indonesia
08 June 2022 19:28
Logo iPrice Foto: dok iPrice

Jakarta, CNBC Indonesia - Platform eCommerce Asia Tenggara iPrice Group melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap 20% stafnya.

Perusahaan mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa PHK adalah bagian dari beberapa langkah untuk memfokuskan bisnis pada misi intinya yakni untuk membantu orang menghemat uang dalam berbelanja online.

Dalam lingkungan ekonomi yang tidak menentu saat ini, penting untuk fokus pada produk inti perusahaan Co-founder iPrice Group David Chmelař

Dalam proses PHK, iPrice akan mengikuti semua persyaratan kontrak dan hukum dan secara aktif membantu staf yang telah diberhentikan untuk menemukan peluang baru.

CEO iPrice Group Paul Brown-Kenyon, mengatakan, bahwa itu adalah keputusan yang sulit untuk mengurangi timnya, mengingat karyawan adalah komunitas yang kuat.

"Dengan perubahan ini,bagaimanapun, kami berada dalam posisi yang lebih kuat untuk mewujudkan misi inti kami untuk membantu pembeli menghemat harga," katanya, dikutip dari Marketing Interactive, Rabu (8/6/2022).

Namun, Co-founder iPrice Group David Chmelař mengatakan bahwa meskipun layanan barunya banyak digunakan dengan pembeli online, mereka masing-masing memerlukan investasi lebih lanjut dengan rencana jangka panjang. "Dalam lingkungan ekonomi yang tidak menentu saat ini, penting untuk fokus pada produk inti perusahaan," ucapnya.

PHK tersebut terjadi tiga bulan setelah perusahaan mengumumkan investasi US$5 juta dari konglomerat Jepang Itochu Corporation dan KDDI Corporation.

Dengan Itochu sebagai bagian dari tabel kapitalisasi iPrice, langkah pertama dalam kerja sama strategis utamanya adalah menambahkan anak perusahaan Itochu, Payku, sebagai mitra pemberi pinjaman utama di Indonesia.

Selain Payku, mitra pemberi pinjaman iPrice lainnya termasuk Home Credit (Indonesia), Julo (Indonesia), Cashalo (Filipina), Smartpay (Vietnam), dan ZIP (Singapura, diluncurkan pada H1 2022).

Dalam siaran pers pendanaan dari Itochu, iPrice menyatakan akan fokus pada dua area, yaitu aplikasi iPrice dan memperluas layanannya ke pasar pinjaman. Kepada CNBC Indonesia, juru bicara iPrice menyatakan kedua area tersebut bukan lagi menjadi fokus area perusahaan saat ini.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Taipan, Investor Gojek, hingga Eks Menteri Bicara PHK Startup


(dem)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
LAINNYA DI DETIKNETWORK
    spinner loading
Features
    spinner loading